KSOP Beberkan Data Pertamina, Dahlan: Ada Keganjalan – Pare Pos
Metro Pare

KSOP Beberkan Data Pertamina, Dahlan: Ada Keganjalan

Kepala KSOP Kota Parepare, Capt H Dahlan Museng Gappa didampingi Humas KSOP Eko Prayetno usai menerima data laporan dari Pertamina

 

PAREPOS.CO.ID,PAREPARE– Kepala KSOP Parepare, Capt H Dahlan Museng Gappa mengaku adanya keganjalan data dilakukan pihak PT Pertamina, terkait rembesan minyak yang terjadi di perairan sekitar Terminal BBM (TBBM) Pare Pare. Dahlan menjelaskan ada dua poin data pihak pertamina terkait laporan insiden tersebut. Pertama sesuai data pihak Pertamina mengakui jika cooling water (alat pendingin-red) kapal tanker tersebut rusak.

Namun nyatanya, kata Dahlan, tumpahan minyak tersebut adalah BBM jenis Solar dan tak berhubungan. Lalu, data mereka telah melakukan penanganan dan mengklaim sudah melakukan pembersihan. Lagi-lagi itu adalah laporan data yang ganjal, karena yang berhak menyatakan bersih atau tidaknya adalah yang membidangi persoalan lingkungan hidup, bukan mereka.

Parahnya, mereka tak memanggil pihak terkait dalam hal ini seperti Dinas Lingkungan Hidup. “Jadi yang berhak menyampaikan kalau kondisi tersebut sudah bersih dari pihak lingkungan hidup, termasuk dampaknya. Bukan dari Pertamina maupun KSOP. KSOP cuma menanggulangi, artinya Pertamina hanya dibuatkan pelabuhan dengan mengacu pada persyaratan dengan memenuhi unsur SOP,”katanya, Senin 14 Januari, kepada Parepos.Fajar.co.id.

Dahlan menambahkan ini sudah menjadi temuan, kita akan melakukan pemanggilan dan akan membuatkan berita acara pemeriksaan (BAP) ke pihak Pertamina. “Tapi BAP beda dengan cara kepolisian, dimana data yang mereka kasikan harus dipertangungjawabkan,”tegasnya. Saat disinggung terkait dengan kisaran tumpahan minyak sebanyak 800 liter yang diklaim Pertamina. Dengan tegas, ia mengatakan bisa dilihat dari jumlah yang dikumpulkan masyarakat, belum lagi yang tak bisa dikumpulnya.

Terpisah, Unit Manager Communication & CSR, M. Roby Hervindo enggan menanggapi pernyataan tersebut. Menurutnya, biarlah institusi yang menjawab. Saat ini pihak PT Pertamina, tinggal menunggu dan akan mematuhi hasil dari hasil investigasi yang dilakukan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum KLHK) yang sudah melakukan pemantauan di area TBBM Pertamina Parepare. “Kami akan patuhi hasil,”singkatnya. (ade)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!