Pembatalan Sepihak, Kades Mattiro Ujung Sesalkan Sikap Pendamping PKH – Pare Pos
Pro Daerah

Pembatalan Sepihak, Kades Mattiro Ujung Sesalkan Sikap Pendamping PKH

Kades Mattiro Ujung, Hasanuddin

 

PAREPOS.CO.ID, PANGKEP — Penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), nyatanya tidak berjalan lancar khususnya diwilayah kepulauan.

Kepala Desa Mattiro Ujung, Kecamatan Liukang Tupabbiring, Hasanuddin pun kecewa terhadap sikap pendamping PKH lantaran secara sepihak membatalkan penyaluran bantuan terhadap penerima manfaat, khususnya ke warganya.

Lantaran, dinilai sikap pendamping PKH telah mempermainkan keselamatan warganya yang telah bersusah payah menjemput bantuan tersebut. Hasanuddin menguraikan, sejak awal pihak pendamping PKH wilayah kepulauan telah memberi kabar kepadanya untuk menyalurkan bantuan ke Pulau Sarappo, Kecamatan Liukang Tupabbiring, Senin 14 Januari, kemarin.

Namun, secara tiba-tiba pihak pendamping pun membatalkan tanpa konfirmasi, dimana warganya sebagai penerima manfaat telah mengorbankan waktu dan pertaruhkan keselamatan jiwanya untuk menjemput bantuan tersebut.

“Kita sudah terima apa yang menjadi keinginan pendamping PKH untuk menyalurkan bantuan itu di Pulau Sarappo yang dianggap letaknya ditengah dan dekat dari akses dari desa di pulau kami. Padahal saya juga sudah kasih opsi, kalau tidak bisa disalurkan langsung ke desa, di daratan saja. Tapi, memang pihak pendamping ini yang menginginkan dilokasi itu, namun akhirnya batal juga penyalurannya,”ungkapnya, Selasa 15 Januari, 2019.

Lanjut diungkapkan Hasanuddin, warganya tersebut sudah sejak subuh kemarin bergegas ke lokasi tersebut dengan cuaca yang cukup ekstrim pertaruhkan keselamatannya. Hingga menunggu sampai siang hari pihak PKH pun belum ada dilokasi. Dan tiba-tiba mengabarkan penyaluran tersebut dibatalkan dengan alasan cuaca tidak mendukung, dimana pihak Perbankan yang bekerjasama PKH takut mengambil resiko.

“Loh ini kan kemauan mereka PKH, warga pun juga pertaruhkan keselamatannya. kKta sudah beri opsi tapi tidak terima. Lantas, tiba-tiba dibatalkan sepihak, kasian warga kami, korbankan waktunya, pertaruhkan keselamatannya, lantas dipermainkan begini. Dan ini ternyata bukan pertama kalinya, ini sudah pernah juga sebelumnya dilakukan oleh PKH, parahnya tahun lalu warga kami di undang ke daratan namun tidak juga dikonfirmasi,”kesalnya.

Diketahui, jumlah warga penerima manfaat bantuan PKH di Desa Mattiro Ujung, sebanyak 110 orang. (awi)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!