Tak Capai Target, Dewan Berharap Pengelolaan Parkir Ditata Ulang

by

 

PAREPARE,PARE POS — Realisasi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Parkir, Dinas Perhubungan, tidak tercapai. Penyebabnya retribusi parkir di Pelabuhan Nusantara tidak bisa dipungut. Selain itu, banyak jukir tak resmi yang beroprasi.

Tahun ini, realisasi PAD parkir hanya Rp541,5juta, turun dari target yang telah ditetapkan sebesar Rp640 juta. Pengelolaan perparikiran di Kota parepare mesti ditata ulang. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare, Rahmat Syamsu Alam, mengatakan, Pemerintah Kota Parepare, mesti memberikan perhatian khusus terhadap pegelolaan parkir.

Saat ini, banyak pengedara yang mengeluhkan keberadaan jukir tak resmi juga mengurangi pendapatan pemerintah. Rahmat mengusulkan, perlunya penataan dari Pemerintah Kota Parepare, terutama tempat petugas parkir di sejumlah titik keramaian sehingga pendapatan daerah bisa dimaksimal. “Perparkiran di Kota Parepare bisa dipihakketigakan agar dapat memberikan kontribusi untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup tinggi,” katanya.

Ia mengaku, pernah menawarkan kepada Pemkot agar parkir di Parepare dikelola pihak ketiga. Potensi PAD di sektor parkir cukup tinggi. “Jangan membayar tukang parkir yang tidak ada karcisnya dan perlu teliti harus melihat tanda pengenalnya lebih dulu. Kenapa harus mengambil karcis, memudahkan pemerintah dalam menghitung biaya retribusinya,” katanya.(ril)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *