Tekan Harga, Bulog Polman Salurkan 4 Ton Beras ke Pasar Murah – Pare Pos
Sulawesi Barat

Tekan Harga, Bulog Polman Salurkan 4 Ton Beras ke Pasar Murah

Penyaluran beras oleh Bulog Polman

 

PAREPOS.CO.ID,POLMAN– Guna menjaga kecendrungan kenaikan harga beras di pasaran. Sub Drive Bulog Polewali Mandar (Polman) memandang perlu adanya kegiatan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KSPH) Beras Medium, dengan melakukan intervensi pasar, yakni dengan Operasi Pasar Cadangan Beras Pemerintah (OP- CPB) dengan melaksanakan pasar murah. Launcing pasar murah yang dilaksanakan Bulog Polman, Kamis 3 Januari, dibuka secara resmi Bupati Polman, Andi Ibrahim Masdar di kantor Bulog Sub Drive Polman, di Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Polewali.

Sebanyak 4 ton beras di lepas ke sejumlah pasar, diantaranya ke Pasar Sentral Pekkabata dan Pasar Baru Polewali. Bupati Kabupaten Polewali Mandar, Andi Ibrahim Masdar (AIM), dalam sambutannya mengatakan, sangat mengapresiasai kegiatan Bulog, mulai menyediakan seluruh keperluan masayarakat mulai dari daging, beras, minyak goreng, dan sembako lainnya. “Ini sangat efektif untuk membantu warga mendapatkan keinginannya sesuai dengan harga yang murah,”ujar Bupati dua periode tersebut.

AIM berharap, operasi pasar murah ini dapat dilakukan terus, jangan hanya pada saat mau lebaran, natal, dan tahun baru saja . Kalau bisa setiap bulan digelar, serta dilakukan pula di pasar-pasar tradisional. “Meskipun tidak ada lonjakan harga, bagaimana pun caranya Pemerintah Daerah bisa menekan harga tidak naik untuk menekan inflasi,”katanya. “Polman kan pernah mendapatkan TPID terbaik. Bagaimana caranya agar di Polman, harga bahan pokok bisa terjangkau,”ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sub Divisi Regional (Sub Divre) Bulog Polman, Hastuti Handayani mengatakan, kegiatan ini serentak digelar di seluruh Indonesia. Tujuannya untuk menjaga pasokan khususnya beras medium, dan stabilisasi harga. “Kami hampir setiap hari jalan dan menggelar operasi pasar. Misalnya dipasar sentral,Hari Jumat kami gelar disana,” jelasnya.

Harga beras medium saat ini sesuai dengan perintah Menteri Perdagangan dilepas kepasaran dengan harga Rp. 8.500/kg sementara di pasar umumnya Rp. 9.500 sampai 9.800/kg . “Ada sedikit kenaikan dari harga eceran minimun. Kalau untuk harga beras medium kan Rp. 9.450 per kilo, jadi memamg ada kenaikan sedikit. Jadi makanya kami dari Bulog melakukan kegiatan ini untuk menjaga ketersediaan pasokan,” tuturnya.

Selain beras, Bulog juga menjual komoditi lainnya seperti telur, gula pasir, minyak, terigu, dan daging. Sementara minyak goreng dijual dengan harga 12 ribu perkilo, sedang dipasaran 13 ribu, gula pasir 10 ribu per kilo sementara di pasaran 10 ribu per kilo. Saat ini, stok beras di gudang Bulog jumlahnya mencapai 4.000 ton dan cukup untuk empat bulan kedepan.(win)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!