Tiga Tersangka Curanmor Lintas Daerah, Ini Sanksinya

by

 

PAREPOS.CO.ID, SIDRAP — Polres Sidrap melakukan press release pengungkapan kasus pencurian sepeda motor dan barang elektronik lintas daerah, Sabtu, 19 Januari.

Kegiatan itu berlangsung di loby Mapolres Sidrap, Jalan Bau Massepe Nomor 1, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Sidrap.

Press release itu menghadirkan para tersangka dan barang bukti. Tersangkanya yaitu Gusri aliad Ammase (30), dan Asran alias Aco (30) masing-masing warga Baranti.

Kemudian, satu tersangka lagi yaitu Mansyur alias Lamansure (36) warga Lakessi, Kecamatan Maritenggae.

Para tersangka ini adalah sindikat curanmor lintas daerah, selain Sidrap, juga beraksi di Pinrang, Enrekang, dan Parepare.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari ketiga tersangka yaitu 7 unit sepeda motor, masing-masing dua unit Yamaha Fino, dua unit Scopy,satu unit Yamaha N-MAX, satu unit Honda Beat, dan satu unit Honda Revo.

Kemudian 8 unit barang elektorik yaitu satu unit laptop lengkap keyboard serta tujuh unit handphone berbagai merk.

Kapolres Sidrap AKBP Budi Wahyono didampingi Kasat Reskrim Polres Sidrap AKP Jufri Natsir menjelaskan bahwa pengungkapan sindikat curanmor dan curnik itu pada 17 Januari 2019.

“Pengungkapannya berawal saat anggota kami menyita sebuah handphone milik pria bernama Lallang. Handphone tersebut sebelumnya telah dilaporkan pemiliknya telah dicuri,” kata AKBP Budi Wahyono.

Selanjutnya, polisi menginterogasi Lallang dan mengaku jika handphone tersebut diperoleh dari terduga Gusri.

Dari situlah, polisi kemudian bergerak melakukan pengembangan dan berhasil diungkap bahwa terduga Gusri dan kedua rekannya juga terlibat curanmor.

Kasat Reskrim AKP Jufri Natsir menambahkan, modus pelaku dalam melancarkan aksinya yakni memasuki rumah korban antara pukul 01.00 Wita hingga Pukul 04.00 Wita.

Dalam menjalankan aksinya, terduga tak segan-segan melukai korbannya apabila mencoba menghalangi kejahatannya. Adapun hasil kejahatannya berupa sepeda motor dibanderol antara Rp2 juta hingga Rp4 juta

Terkait lokasi pencuriannya, sebut AKP Jufri Natsir, tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Sidrap, Pinrang, dan Parepare.

“Kami juga menyampaikan bahwa ada empat laporan warga yang menjadi korban kami tindaklanjuti,” ujar AKP Jufri Natsir.

Sementara itu, ketiga pelaku kini dijerat pasal 363 ayat I ke 3 dan ke 4 KUHP tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun. (ira)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *