Wawali Hadiri Prosesi Mappaci Putri Hendrik Pangka Toaha

by

 

PAREPOS. CO. ID, PAREPARE– Putri dari pasangan Hendrik Pangka Toaha dan Hj Karwati, Geovani Hendrik akan melangsungkan pernikahan, Sabtu 19 Januari 2019. Geovani Hendrik akan dipersunting oleh Muh Jasri Praja. Hendrik Pangka Toaha sendiri merupakan karyawan dari Harian Pare Pos.

Jelang prosesi tersebut, malam ini dengan menggelar budaya bugis. Meskipun budaya ini bukan berasal dari Indonesia, penggunaan henna sudah dilakukan di beberapa daerah di Indonesia sejak berabad silam. Salah satunya adalah tradisi berhenna yang dilakukan pada pengantin Bugis Makkasar. Prosesi berhenna yang dilakukan jelang hari pernikahan ini dikenal dengan istilah mappacci.

Wenni Mappaci (Bugis) atau Akkorontigi (Makassar) berarti malam mensucikan diri dengan meletakkan tumbukan daun pacar ke tangan calon mempelai oleh para kerabat. Hal ini diyakini dapat membuat kehidupan rumah tangga langgeng nan bahagia.

Mappacci sendiri berasal dari kata (pacci) yang berarti daun pacar, sejenis tumbuhan yang dihaluskan untuk memerahkan kuku. Tumbukan daun pacar konon dipercaya memiliki sifat magis dan melambangkan kesucian.  Selain berfungsi sebagai elemen dekoratif pengantin, prosesi pemakaian daun pacar ini juga mengandung makna filosofis tertentu.

Di kegiatan ini, hadir Wakil Wali Kota Parepare, H Pangerang Rahim bersama istri Hj Djuleha, Kabag Humas Pemkot Parepare, Amarun Agung Hamka serta kerabat dekat dan sahabat mempelai wanita. Nampak pula Manager Iklan Harian Pare Pos, Muliadi dan Manager Sirkulasi, Awaluddin. Selamat Berbahagia. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *