Dilaporkan Orang Tua Murid, Ini Penjelasan Guru Riska

by

 

PAREPOS.CO.ID, PANGKEP — Riska oknum guru yang dilaporkan melakukan tindak kekerasan terhadap muridnya akhirnya angkat bicara terkait tudingan yang dialamatkan kepadanya. Guru kelas di SDN 1 Labakkang, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) membantah jika dirinya telah melakukan tindak kekerasan fisik dengan mencubit, terhadap muridnya saat jam belajar berlangsung. Lantaran tidak menyelesaikan tugas yang diberikan.

“Ini tugas sejak 6 bulan lalu, murid-murid yang lain sudah selesai. Saya tidak mencubit, tapi hanya menepuk pantatnya dengan tangan kosong. Jauh hari sebelumnya saya tanyakan tugasnya, tapi belum diselesaikan, Nah kebetulan ini murid, keluarga, saya kasih uang untuk selesaikan tugas prakarya itu. Tapi, tidak juga diselesaikan, malah berbohong, karena berapa kali saya tanyakan tugasnya mengaku sudah ada selesai, ternyata tidak ada sama sekali tugas prakarya diselesaikan,”ungkap Riska saat ditemui di Dinas Pendidikan Pangkep, Jumat 8 Februari 2019.

Dia pun menyayangkan sikap orang tua murid, dimana datang ke sekolah hingga dua kali. Karena, merasa anaknya diperlakukan diluar batas kewajaran. Bahkan, kedatangan kedua kalinya orang tua tersebut ke sekolah dengan sikap tidak sepantasnya. “Orang tua siswa ini sudah datang dua kali, hari sabtu pekan lalu sudah dijelaskan dengan baik. Hari Senin lalu, datang lagi, saya kaget karena sementara saya mengetik diruangan, datang langsung marah-marah, melabrak, untungnya ada teman-teman guru yang lain dan bujang sekolah yang melerai,”ungkapnya.

Sementara itu, tiga orang guru SDN 1 Labakkang, yang ditemui usai diambil keterangannya pihak Disdik. Mengakui, ibu Riska merupakan guru yang termasuk teladan. Dan sosok guru yang sangat perhatian dengan murid. (awi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *