Kadernya Terlibat Narkoba, Ini Kata Ketua DPC Berkarya Sidrap – Pare Pos
Politik

Kadernya Terlibat Narkoba, Ini Kata Ketua DPC Berkarya Sidrap

 

 

PAREPOS.CO.ID, SIDRAP — Penangkapan oknum Caleg dari Partai Berkarya inisial “AL” yang diduga jaringan pengedar narkoba mendapat tanggapan dari berbagai pihak, Kamis, 14 Februari.

Termasuk Ketua DPC Berkarya Sidrap, Mustakin. Dia mengaku kaget jika kadernya inisial “AL” itu ditangkap.

“Yah, saya kaget kok salah satu kader saya masuk DPO dan ditangkap. Ini akan saya komunikasikan dengan beliau dan pihak kepolisian,” katanya.

Mustakin mengakui, memang sudah lama tidak berkomunikasi lagi sama yang bersangkutan karena sibuk sosialisasi sebagai caleg diwilayah dapil III.

“Sejauh ini memang saya tidak perna berkomunikasi lagi dengan AL, terakhir komunikasi sekitar bulan Oktober 2018 saat penandatanganan daftar caleg,” katanya.

Dia mengatakan, kadernya itu memang merupakan mantan narapidana penyalagunaan narkoba dan saat pendaftaran caleg diberikan surat pernyataan dan keterangan perna dipidana yang dipublis melalui media massa.

Sekedar diketahui, inisial ‘AL’ itu masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dugaan atas dugaan kepemilikan sabu-sabu yang diedarkan disejumlah wilayah di Sidrap.

Hal tersebut berdasarkan sejumlah pengakuan tersangka narkoba yang sebelumnya sudah di tangkap.

“AL” warga asal Bojoe, Kecamatan Watang Pulu Sidrap itu, diamankan atas dasar pengembangan kasus narkoba.

Kasat Narkoba Polres Sidrap, AKP Badollahi menambahkan, pihaknya mengungkap kasus narkoba dengan mengamankan dua terduga
(Sudah ditetapkan tersangka, red).

Keduanya adalah perempuan berinsial S asal Parepare dan seorang pria
inisial M asal Sidrap.

“Perempuan S dan lelaki M ini kita amankan pada sekira Pukul 19.30
Wita pada Selasa 15 Januari 2019 lalu. TKPnya di Desa Bojoe Kecamatan
Wattang Pulu Sidrap,” ujar AKP Badollahi.

Masih menurut AKP Badollahi bahwa AL terseret-seret kasus ini atas
adanya alat bukti dari tersangka awal yang menyebutkan dugaan
keterkaitannya dalam kasus itu

“Makanya, AL saat itu juga kita cari namun menghilang, akhirnya
dijadikan DPO,” kata AKP Badollahi.

Berikut Barang bukti (BB) yang diamankan Sat Narkoba Polres Sidrap
terkait kasus tersebut tiga sachet keristal bening diduga Narkotika Gol. I jenis sabu.

Kemudian dua sachet bekas pakai, lima sachet kosong, satu set bong atau alat hisap. Satu batang pipa kaca atau pireks, dua sendok takar, satu lembar tissue, dua timbangan digital. Kemudian satu buah korek gas, dan uang sebesar Rp5 juta. (ira)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!