Kekerasan Anak Didik Kembali Terjadi di Pangkep – Pare Pos
Pendidikan

Kekerasan Anak Didik Kembali Terjadi di Pangkep

 

PAREPOS.CO.ID, PANGKEP — Kekerasan fisik terhadap anak didik kembali mencoreng dunia pendidikan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Bahkan kali ini, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (APIK) dan Lembaga Pemerhati Perempuan dan Anak (LP2A) mengecam dan menindaklanjuti tindakan kekerasan fisik yang terjadi di SDN 1 Labakkang, Kecamatan Labakkang, Senin 4 Februari, lalu.

Seorang murid Sekolah Dasar (SD) kelas 6 jadi sasaran kekerasan fisik oleh oknum guru berinisial R dilingkungan sekolah lantaran siswi tersebut tidak menyelesaikan tugas yang diberikan. Dua lembaka yakni LBH APIK dan LP2A melayangkan kecaman keras lantaran menilai tindakan kekerasan fisik tersebut melampaui batas kewajaran dalam mendidik anak didiknya.

“Anak ini dikasih tugas untuk bikin prakarya berupa lampion pada hari Senin, tapi belum selesai tugasnya hingga waktu yang diminta oleh gurunya. Lantaran si anak belum menyelesaikan tugasnya, anak tersebut di cubit dan dimarahi. awalnya anak ini tidak melapor ke orang tuanya. Namun, cerita itu diketahui melalui orang tua siswa lainnya,”kata salah satu Pengurus LBH Apik dan Aktivis LP2A Pangkep, Haniya, Kamis 7 Februari 2019.

Mengetahui hal itu, orang tua siswi keberatan, dan sempat ke sekolah anak dan bertemu dengan oknum guru tersebut. Kedatangannya pun dengan maksud mempertanyakan alasan anaknya mendapat kekerasan fisik. Tapi, alih-alih mendapat respon yang baik dari oknum guru tersebut, malah oknum guru tersebut marah.

“Kasian anak ini, mentalnya terganggu. Tadi saya dampingi orang tua murid bersama dengan pihak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak dan sudah melapor ke Disdik Pangkep. Kita diterima langsung Kepala Disdik,”jelasnya. Dari hasil penelusuran, terungkap oknum guru tersebut pernah bertindak hal serupa di salah satu SD di Kecamatan Marang. Dan kini berdampak dipindahkannya oknum guru tersebut untuk sementara waktu di SDN 1 Labakkang. Belum ada konfirmasi Kadis Disdik terkait kejadian dilingkup kerjanya, hingga berita ini dinaikan. (awi)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!