Kontraktor di Barru Kembalikan Kerugian Negara

by

 

PAREPOS. CO. ID. BARRU — Sejumlah kontraktor di Kabupaten Barru mengembalikan kerugian negera. Pengembalian uang negara tersebut atas hasil penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi pada proyek pengadaan pemasangan pipa air bersih pedesaan oleh Kejaksaan Negeri Barru.

Kepala Kejaksaan Negeri Barru Paian Tumanggor mengatakatakan proyek ini adalah proyek tahun 2016 lalu yang terdapat dibeberapa titik. Bahwa berdasarkan laporan hasil pemeriksaan pada proyek pemasangan pipa air bersih pedesaaan se Kabupaten Barru tahun anggaran 2016 telah ditemukan kekurangan volume pekerjaan pada masing-masing paket pekerjaan dengan nilai total sebesar Rp 221.978.304,-. “Jadi pekerjaan ini ada di beberapa titik dan setelah dilakukan penyelidikan telah terjadi kekurangan volume, “ungkapnya.

Paian menjelaskan bahwa berdasarkan hal tersebut masing-masing penyedia jasa pada proyek pengerjaan di delapan titik telah mengembalikan kerugian negara berdasarkan kekurangan volume pada masing-masing paket pengerjaan.

Penyedia jasa yang mengerjakan proyek tersebut adalah, Rosmini Direktur CV Putra Harapan dengan dua titik. Titik pertama di SMPN Harapan Tanete Riaja berupa pemasangan jatingan pipa dengan nilai pengembalian Rp 6.177.062. Titik ke dua di SMPN harapan Tanete Riaja berupa pemasangan jaringan Intake dengan nilai Rp 6. 391.771.

Sementara Aan Ardiansyah Direktur CV Panca Perdana Konstruksi titik kegiatan di Batu Bessi berupa pembangunan air bersih dengan nilai kerugian Rp 29.053.000.

Suardi S. Pd direktur Labadja Indoteknik titik kegiatan di dusun Labuange dengan nilai Rp 23.966.025. Muhammad Ilyas Banno SE direktur CV Trimoda Nusantara dengan titik di Desa Lampoko dengan nilai Rp 20.236.494.

Danial Majid direktur CV Dwi Darma Bhakti dengan titik lokasi di Panrenge dengan total biaya Rp 24.091.000,-.

Muhammad Danial M Tang Direktur CV Cipta Sarana dengan titik di Dusun Pallae dengan nilai Rp 34.230.000. Kemudian Amriah Direktur CV Arindo Nekatama titik lokasi di Dusun Gocie dengan nilai Rp 40.702.000,-.

Pihak kejaksaan telah menyerahkan pengembalian kerugian Negara (kelebihan pembayaran) atas hasil penyelidikan bidang Pidsus atas dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan / pemasangan perpipaan Air Bersih Perdesaan TA 2016 oleh

Kepala Kejaksaan Negeri Barru Paian Tumanggor. SH Kepada Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh sebagai langkah preventif dalam Penyelamatan dan Pemulihan Kerugian Negara yang ditimbulkan atas proyek tersebut. (mad)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *