Pemkab Sidrap Dituntut Kepala Desa, Ini Penyebabnya

by

 

PAREPOS.CO.ID, SIDRAP — Puluhan Kepala Desa dan Staf mendatangi kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Sidrap, Senin, 11 Februari. Kedatangan mereka menuntut agar Pemerintah Daerah (Pemda) Sidrap segera membayarkan gaji, tunjangan dan biaya operasional desa yang tak terbayarkan sejak tahun 2018, lalu.

Para pengunjuk rasa itu datang dengan menggunakan sepeda motor trail, mobil, dan kendaraan dinas sempat memalang jalanan. Aksi itu dilakukan di depan kantor Dinas Perintahan Desa dan Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PMDPPA).

Puluhan Kades yang datang dari 11 Kecamatan di Sidrap diterima langsung oleh Kepala PMDPPA Sidrap, Fatahangi Nurdin sekaligus menyampaikan tuntutan mereka. Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Sidrap, H Ukkas Sulaemana menegaskan, kantor desa tidak akan memberikan pelayanan kepada masyarakat jika gaji dan tunjangan selama 8 bulan 2018 belum dibayarkan.

“Saat ini, puluhan kantor Desa di Sidrap tidak dibuka pelayanan untuk sementara waktu sebelum hak kami serta staf belum terbayarkan,” tegasnya. Ukkas menambahkan, ada sebanyak Rp 22,5 milliar gaji, tunjangan dan biaya operasional desa. Untuk 68 desa di Kabupaten Sidrap tahun 2018, belum dibayarkan hingga saat ini. (ira)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *