Unasman Ramaikan Sulawesi Expo 2019, Ini Kata Chuduriah

by

 

 

PAREPOS.CO.ID, MAKASSAR– Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi dan Gorontalo Prof Dr. Jasruddin, M.Si, dikalungi sarung Mandar oleh Rektor Universitas Al’Asyariah Mandar (Unasman) Polman, Dr. Chuduriah, M.Si. Pengalungan sarung ke Prof Jasruddin tersebut dilakukan saat mengunjungi stand pameran milik Unasman Sulbar di acara Sulawesi Education & Techno Expo 2019 yang digelar di Celebes Convention Center Makassar, Selasa 12 Februari, kemarin.

Rektor Unasman, Chuduriah menegaskan, mengalungkan sarung mandar kepada tamu yang datang menjadi tradisi pada masyarakat di wilayah pecahan Provinsi Sulawesi Selatan. Tradisi mengalungkan sarung, kata Chuduriah, sebagai ucapan rasa terima kasih dan gembira atas kedatangan tamu.

Doktor Sosiologi PPs-UNM ini menambahkan, Unasman setiap kali LLDIKTI IX menggelar pameran selalu hadir mengisi stand. Pameran ini sangat penting karena menjadi media sosialisasi kampus ke masyarakat luas. Selain itu, lewat media ini akan banyak mendapatkan bahan masukan dan bahan bandingan akan perkembangan dan pertumbuhan kampus baik berstatus perguruan tinggi negeri maupun swasta yang ada di dan di luar Sulawesi.

“Keberhasilan dan kesuksesan pencapaian Tri Dharma Perguruan Tinggi dari kampus lain. Dapat menjadi masukan untuk dilakukan adopsi diberlakukan di kampus sesuai dengan kondisi dan kemampuan kampus,”kata magister komunikasi PPs-Unhas tersebut.

Pameran itu diikuti stand dari UMI Makassar yang merupakan kampus swasta pertama di luar Jawa meraih akreditasi instirusi dengan nilai A. Ada juga stand Universitas Indonesia, ITS Surabaya, Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Islam Indonesia

Jokyakarta, Universitas Gunadarma dan kampus lainnya. Turut hadir pada kunjungan ke stand itu di antaranya Plt Sekretaris LLDIKTI, Muhammad Amir, SH.,MH. Ichsan Kasnul Faraby, S.Sos, M.Si (Kabag Sumber Daya Perguruan Tinggi LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi. Sulawesi Expo 2019 merupakan agenda tahunan LLDIKTI IX Sulawesi dan Gorontalo telah dilaksanakan sebanyak 12 kali dan menyebar di Sulawesi pernah di Manado dan Kendari. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *