Dandim dan Kapolres Majene Pimpin Apel Pasukan Ops Mantap Brata Siamasei

by

 

PAREPOS.CO.ID, MAJENE – Apel gabungan dalam gelar Pasukan Ops Mantap Brata Siamasei 2019, dipimpin Kapolres Majene, AKBP Asri Effendy SIK, didampingi Dandim 1401/Majene, Letkol Inf Ragung Ismail Akbar SSos MI Pol, di Stadion Prasamya Mandar Majene, Jumat 22 Maret.

Apel gabungan dihadiri ratusan orang, diantaranya, Wakil Bupati Majene H Lukman MPd, Kajari Majene Nursurya MH, Ketua KPUD Majene Muh Arsalin Aras, Ketua Bawaslu Majene Sofyan Ali, Komisioner KPU Majene Zulkarnain Hasanuddin, Waka Polres Majene Kompol H Jamaluddin, Para Kabag, Kasat, Kapolsek dan Perwira Polres Majene, serta sejumlah pejabat lainnya.

Sementara peserta apel, terdiri dari satu satuan setingkat peleteon (SST) Kodim 1401 Majene, satu SST Kompi A Yonif 721 Makkassau, empat SST gabungan Polres Majene, satu SST Satpol PP Majene, satu SST Dishub Majene, satu SST Satpam, satu SST Senkom Mitra Polri, tiga SST gabungan Linmas, relawan siaga 86 Majene, serta Pramuka Saka Bhayangkari.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan RI dalam sambutan yang dibacakan pimpinan apel mengungkapkan, apel dilaksanakan secara serentak dan massif diseluruh wilayah Indonesia, baik di tingkat provinsi maupun tingkat kabupaten/kota, melibatkan prajurit TNI-Polri dan komponen masyarakat lainnya.

Dikatakan, prajurit TNI-Polri yang dilibatkan dalam pengamanan Pemilu serentak 2019 sebanyak 453.133 orang, didukung Alutsista sesuai potensi kerawanan yang ada. Hal itu, katanya, menunjukkan bahwa negara dengan didukung oleh rakyatnya sangat serius dan bertanggungjawab.

“Sebagai prajurit TNI-Polri, kita sepenuhnya menyadari bahwa tugas mengamankan penyelenggaraan Pemilu serentak tahun 2019 adalah kehormatan dan kebanggaan, karena sama nilainya dengan menjaga keutuhan bangsa atau menjamin terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat. makanya, diharapkan kepada seluruh prajurit TNI-Polri dan komponen masyarakat yang dilibatkan agar melaksanakan tugas ini dengan penuh dedikasi dan rasa tanggungjawab,” harap Menkopolhukam.

Adapun penekanan dalam melaksanakan tugas pengamanan Pemilu adalah, pengamanan Pemilu serentak 2019 kehormatan dan kebanggaan yang tidak dapat dinilai dengan apapun, sekaligus menjadi amal ibadah yang akan mendapatkan balasan pahala dari Tuhan Yang Maha Es.

“Jalin sinergitas antara unsur pemerintah, TNI-Polri, dan seluruh komponen masyarakat guna mewujudkan keamanan dan kelancaran pelaksanaan tugas.

Segera kenali, cari, temukan dan atasi serta netralisir potensi kerawanan agar tidak berkembang dan mengganggu penyelenggaraan Pemilu serentak 2019,” ungkapnya.

Selain itu, t indak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku terhadap pihak-pihak yang mencoba mengganggu kelancaran Pemilu Serentak 2019.

Babinsa dan Bhabinkamtibmas harus mampu ikut menenangkan masyarakat agar tidak resah dengan menyebarnya berita-berita hoaks, serta menguatnya politik identitas yang dapat menggerus disintegrasi bangsa. ”

Inventarisir dan berkoordinasi dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda serta tokoh masyarakat untuk memberikan rasa tenang kepada masyarakat, sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman,” pesan Kapolres Majene yang membacakan sambutan Menkopolhukam.

Kegiatan diakhiri deklarasi Pemilu damai oleh unsur Muspida, KPU dan Bawaslu Majene serta pimpinan Parpol peserta Pemilu 2019.

sumber: kodim 1401 mejene

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *