Destinasi Wisata, Dispop Polman Gelar Pesta Buah di KRB

by

 

PAREPOS.CO.ID,POLMAN — Salah satu upaya memperkenalkan salah satu destinasi wisata baru di daerahnya.
Dinas Pariwisata dan Olahraga(Dispop) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menggelar festival buah-buahan yang dipusatkan di Kebun Raya Bulo (KRB), Kecamatan Bulo, Minggu 8 April 2019 .

Pelaksana tugas (Plt) Dispop Kabupaten Polman, Andi Masri Masdar mengatakan, festival KRB digelar untuk mengajak seluruh masyarakat maupun para wisatawan untuk menikmati hasil buah-buahan yang ada dilokasi ini. Sekaligus memperkenalkan KRB ke manca negara sebagai salah satu tempat tujuan wisata Alam di Polman.

Di KRB pengunjung dapat menikmati buah- buahan jenis durian otong, langsat dan rambutan yang merupakan buah khas daerah Bulo. ” Dengan Festifal KRB diharapkan masyarakat dapat lebih mengembangkan hasil perkebunan dan masyarakat dapat membeli hasil perkebunan Bulo dan bisa dinikmati oleh masyarakat secara luas, sehingga perputaran ekonomi dapat lebih cepat dan semakin meningkat,” kata Andi Masri Masdar.

Festival KRB, kata Andi Masri, untuk tahun ini sudah ketiga kalinya dilaksanakan dan tahun ini agak telat dikarenakan musim buah terkadang berubah-ubah. Terselenggaranya festival ini berkat kerja sama dan kordinasi dengan komunitas KRB dan komunitas Anak Bulo Mandiri.

Di Polman, paling banyak aneka ragam jenis wisatanya salah satunya adalah KRB yang merupakan tempat wisata buah dan menjadi salah satu aset wisata yang ada di Provinsi Sulbar.
Luas lahan KRB mencapai sekitar 50 hektare yang sebahagian masih dalam pengembangan dan merupakan milik masyarakat. Pengembangan wisata diluar dari musim buah yang ada di Bulo , kedepannya diharap akan dibangun wisata buatan , sehingga wisatawan tidak hanya berkunjung di musim buah saja. Akan tetapi mereka bisa berkunjuang diluar musim buah , untuk menuju kesana tentu daya dukung masyarakat dibutuhkan oleh pemerintah daerah , baik dari pelaku wisata dan komunitas KRB agar
dapat membagun wisata seperti bersepeda diatas tali atau wisata buatan lainnya.

Ditempat yang sama, Sekda Polman A.Bebas Maggazali mengatakan, KRB merupakan salah satu destinasi wisata alam. Mengangkat muatan kearifan lokal pada agro wisata alam KRB, dimana berwisata sambil menikmati hasil tanaman buah- buahan yang perlu dikembangkan dengan menetapkan jadwal , tempat kegiatan yang jelas serta sepekan sebelum hari kegiatan dapat dilaksankan event. “Itu sesuai penyampaian Bupati Polman , sebelum festival harus ada event yang bernilai ekonomi bagi masyatakat,”ujar A.Bebas.

Salah satu pelaku wisata alam buah-buahan KRB, A Mappauda dalam obrolan santai kepada media mengatakan dalam 1 pohon durian otong jika sudah berumur 5 tahun , bisa memiliki buah sampai 20 buah per pohonnya , dan tiap tahun berbuah , masyarakat pelaku wisata bisa menjual kepada wisatawan dengan nilai Rp 25 ribu perkilonya.(win)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *