PSU di Barru dan Pangkep, Ribuan Warga Kembali Memilih

by

PAREPOS.CO.ID, BARRU- – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Barru, merekomendasikan ke KPU Kabupaten Barru untuk pemungutan suara ulang ( PSU) di sembilan TPS di lima kecamatan. Tercatat ada 1.500 lebih warga akan kembali memilih di 9 TPS itu. TPS yang direkomendasikan adalah Dapil II Kecamatan Soppeng Riaja dan Kecamatan Balusu TPS 2 Mangkoso dan TPS 5 Takkalasi. Dapil IV Kecamatan Pujananting dan Kecamatan Tanete Rilau, TPS 9 Lemoe, TPS 11 Waruwue, TPS 12 Waruwue, TPS 3 Pattappa, TPS 8 Bulo-bulo dan Dapil V Kecamatan Tanete Rilau TPS 4 Lalabata dan TPS 11 Pao Pao.

Untuk TPS 5 Kelurahan Takkalasi Kecamatan Balusu hanya pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (PPWP). Kelurahan Mangkoso, Kecamatan Soppeng Riaja TPS 02 empat surat suara, yaitu, Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi. TPS 08 Desa bulo ada empat surat suara Presiden dan Wakil Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi, dan Desa Patappa TPS 03 hanya satu surat suara Presiden dan Wakil Presiden.

Ketua KPU Barru, Syarifuddin H Ukkas yang dikonfirmasi, Senin, 22 April membenarkan rekomendasi dari Bawaslu untuk PSU di 9 TPS. “Untuk TPS 11 dan 12 Waruwue Kecamatan Tanete Riaja, lima surat suara, Presiden dan Wakil Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD kabupaten,” ungkapnya. Ia mengatakan bahwa saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan KPU provinsi, apakah PSU yang Akan dilaksanakan di 9 TPS kembali mencoblos semuanya atau tidak, selain di TPS 11 dan 12. “Yang jélas kita masih menunggu putusan dari KPU provinsi,” ujarnya.

Kesalahan yang temukan sehingga Bawaslu merekomendasikan PSU adalah adanya warga luar yang ikut memilih tanpa A5. Pihak KPU sudah menetapkan PSU, Kamis 25 April.  Sementara Bawaslu Kabupaten Pangkep, juga menemukan sejumlah pelanggaran pada pelaksanaan Pemilu. Olehnya itu, pihaknya mengeluarkan rekomendasi untuk dilakukan PSU. Ketua Bawaslu Pangkep, Samsir Salam menyampaikan, Senin, 22 April, pihaknya telah merekomendasikan kepada KPU Kabupaten Pangkep untuk menyelenggarakan PSU di sejumlah TPS. Diantaranya terdapat di Kecamatan Minasatene, Kecamatan Labakkang, dan Kecamatan Liukang Tangaya.

Terpisah, Ketua KPU Pangkep, Burhan mengaku akan melaksanakan PSU sesuai rekomendasi dari Bawaslu. “Tentu itu wajib laksanakan. Sementara waktunya kami diberikan paling lambat 10 hari setelah pemilihan,” ucapnya.
Komisioner KPU Pangkep, Rohani, menambahkan, pihaknya telah menerima rekomendasi Bawaslu Pangkep untuk dilaksanakan PSU. “Logistik sementara kami persiapkan untuk TPS yang akan menggelar PSU tersebut,” imbuhnya.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *