PSU di TPS, Syamsul Latanro: KPU Bisa tak Laksanakan Rekomendasi Panwascam

by

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE– Rekomendasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) di lima Tempat Pemungutan Suara (TPS) oleh Panawascam bisa saja tidak dilaksanaka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Parepare.

Hal itu disampaikan Ketua Macab Laskar Merah Putih (LMP) Kota Parepare, H Syamsul Latanro. Syamsul Latanro pun mempertanyakan rekomendasi Panawscam yang meminta dilakukan PSU di lima TPS.

“Kami pertanyakan rekomendasi panwascam. Tapi KPU harus memutuskan secara objektif dan mempertimbangkan PSU tersebut, ” kata Syamsul Latanro.

Olehnya itu, kata Syamsul Latanro, KPU boleh saja tidak melaksanakan rekomendasi Panwascam untuk melaksanakan PSU tersebut. Alasannya, tambah Syamsul Latanro, karena pertimbangan keamanan dan anggaran.

“Ini harus dipertimbangkan matang-matang oleh KPU. Termasuk Bawaslu harus memikirkan keputusan jajarannya di tingkat panwascam, ”

Selain faktor keamanan dan anggaran, PSU juga bisa mempengaruhi psikologis pemilih. “Kita mendesak agar KPU tidak melaksanakan rekomendasi Panwascam, ” pungkasnya.

Sebelumnya, Suara Ulang (PSU) akan digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di lima Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilu Serentak 2019. Dari lima TPS dilakukan coblos ulang, tiga TPS diantaranya berada di Kecamatan Ujung, yakni TPS 3 Ujung Sabbang, TPS 34 dan 39 di Lapadde. Sisa dua TPS berada di TPS 31 Bukit Indah, Soreang dan TPS 12 Tiro Sompe, Bacukiki Barat.

PSU tersebut berdasarkan rekomendasi Panwas Kecamatan (Panwascam) yang menemukan adanya pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS)

Ketua Bawaslu Kota Parepare, Zainal Asnun yang dihubungi parepos.co.id tidak menampik pencoblosan ulang tersebut di lima TPS berebada itu. “Ada lima TPS yang yang diulang pencoblosaannya berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Panwascam terkait adanya pemilih yang TMS, “jelas Zainal.

Menurut Zainal, rekomendasi tersebut dikeluarkan panwascam itu sudah diatur dalam kentetuan Peraturan Bawaslu Nomor 9 tahun 2019. “Untuk teknis PSU, termasuk jadwalnya ditentukan oleh KPU, “kata Zainal.

Ketua KPU Parepare, Hasruddin Husain juga membenarkan ada lima TPS yang akan terjadi PSU.

‘Menyusul rekomendasi di 3 TPS sebelumnya, Panitia Pemilihan Kecamatan Ujung telah menerima rekomendasi terkait Pemungutan Suara Ulang di 2 Tempat Pemungutan Suara di Kota Parepare,” tulis Hasruddin di WhatsApp.

Dia menjelaskan, rekomendasi tersebut merupakan hasil penelitian dan pemeriksaan Pengawas Pemilu Kecamatan Ujung berdasarkan laporan P TPS di TPS 34 dan 39 Kelurahan Lapadde Kecamatan Ujung.

“KPU Kota Parepare menerima laporan mengenai rekomendasi yang dimaksud dari Panitia Pemilihan Kecamatan pada tanggal 21 April 2019 dan kemudian akan ditindaklanjuti oleh KPU dalam rapat pleno untuk melaksanakan rekomendasi yang dimaksud,” jelas Hasruddin.

Soal jadwal PSU di lima TPS, Hasruddin menegaskan akan ditentukan dalam rapat pleno KPU.”Kami kabari setelah kami plenokan,” kata Hasruddin.

Hasruddin juga menjelaskan, walaupun ada PSU, rekapitulasi suara di tingkat PPK di kecamatan tetap berjalan. Informasi yang diperoleh PSU di lima TPS tersebur berdasarkan hasil penelitian panwas terkait adanya pemilih berasal dari luar Parepare menggunakan hak pilihnya tanpa A5. (mat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *