Besaran Zakat Fitrah, Ini Putusan Bersama Kemenag Parepare

by

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE– Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Parepare telah menetapkan besaran zakat fitrah 1440 Hijriah sebesar 4 liter per orang. Penetapan itu, disepakati setelah melalui rapat bersama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Parepare, Bulog dan Dinas Perdagangan Kota Parepare.  Kepala Seksi Bimas Islam, Kemenag Kota Parepare, Muhammad Taufik Tahir M Ag mengatakan, zakat fitrah berupa beras sebanyak 4 liter setiap jiwa atau bisa dinilai dengan uang sesuai beras yang dikonsumsi.

“Kemenag telah menetapkan zakat fitrah sebanyak 4 liter per jiwa atau dinilai dengan uang sesuai beras yang konsumsi. Beras kualitas super Rp34.000 per jiwa, beras kualitas sedang Rp32.000 per jiwa, dan beras kualitas biasa Rp30.000 per jiwa,” katanya. Penentuan besaran zakat fitrah di Kota Parepare, kata dia, sesuai hasil musyawarah Kemenag, MUI, Bulog dan Dinas Perdagangan Kota Parepare.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Parepare H Abdul Gaffar MA, mengaku, pihaknya telah menetapkan surat keputusan (SK) tentang besaran zakat fitrah sesuai hasil musyawarah, beras 4 liter atau uang paling banyak Rp34.000 per jiwa dan terendah Rp30.000 per jiwa. Selain itu, kata dia, Kemenag Kota Parepare juga telah menetapkan amil zakat yang telah ditunjuk dan melaporkan hasil pertemuan dan pelaporan zakat fitrah ke Kantor Kementerian Agama Kota Parepare melalui Seksi Bimas Islam paling lambat 7 hari setelah Idulfitri.

Rapat penetapan zakat fitrah digelar setiap tahun di bulan puasa dengan melibatkan semua pihak agar keputusan yang diambil musyawarah sesuai harapan umat. Zakat fitrah adalah zakat yang wajib ditunaikan bagi seorang muslim dan muslimah yang sudah mampu untuk menunaikannya. Zakat fitrah harus dikeluarkan setahun sekali pada saat awal bulan Ramadhan hingga batas sebelum salat Idulfitri.  “Barangsiapa yang menunaikan zakat fitrah sebelum salat Idulfitri, maka zakatnya diterima dan barangsiapa yang menunaikannya setelah salat idulfitri, maka itu hanya dianggap sebagai sedekah di antara berbagai sedekah.” (HR.Abu Daud).

Kualitas beras atau makanan pokok harus sesuai dengan kualitas beras atau makanan pokok yang dikonsumsi kita sehari-hari. Zakat fitrah akan menyucikan harta dan menyempurnakan puasa, karena dalam setiap harta manusia ada sebagian hak orang lain. Tidak ada suatu alasan pun bagi seorang hamba Allah yang beriman untuk tidak menunaikan zakat fitrah karena telah diwajibkan bagi setiap muslim, laki-laki maupun perempuan. (anj).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *