Bulan Ramadan, Penukaran Uang Pecahan Tembus Rp 1 Miliar

by

PAREPOS.CO.ID,POLMAN– Jelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H Bank Sulselbar Cabang Polewali Mandar (Polman) mulai membuka penukaran uang pecahan Rp 1000- Rp 10.000. Dalam penukaran uang pecahan tersebut Bank Sulselbar, selaku kas titipan dari Bank Indonesia (BI) membuka tempat pos penukaran diempat titik yakni di Kantor Daerah tepatnya di PTSP, di Kantor unit Wonomulyo, unit Tinambung dan kantor Cabang.

Kepala Seksi Pelayanan Bank Sulselbar Cabang Polman, Muflianti mengatakan, Bank Sulselbar ditunjuk oleh Pihak Bank Indonesia(BI) untuk menjadi kas titipan yang melayani kantor perbankan lainya yakni BRI, BNI, Bank Mandiri, Bank BSI dan Bank Syariah Mandiri. Perbankan ini juga akan melayani pertukaran uang pecahan menjelang Idul Fitri.

Mufliyanti mengakui, antara nasabah dan masyarakat umum tidak ada pengecualian, mereka yang akan menukar uang di Bank tetap akan dilayani. “Pelayanan dimulai dari Pukul 09.00 wita hingga pukul 14.00. Uang yang disiapkan pun nilainya mencapai miliaran yang terdiri dari pecahan Rp 1000 berjumlah Rp 530 juta, pecahan Rp2000 berjumlah Rp 6,200 Miliar, pecahan Rp 5000 jumlahnya Rp 11.200 Miliar,pecahan Rp 10.000 jumlahnya Rp 7,800 Miliar,”jelasnya.

Dan untuk waktu penukaran uang pecahan, lanjut Mudliyanti, pihak bank Sulselbar membuka penukaran sejak awal ramadan. Namun menurutnya diawal ramadan ini belum terlalu padat dan ramai warga yang menukar uang, mungkin karna THR atau gaji para pekerja belum diterima sehingga masih sepi. Walau pun sepi penukar uang pecahan, sejak ramadan sudah dibuka hingga hari ini dan sudah menghabiskan Rp 1 miliar.

Ia mengimbau masyarakat atau nasabah yang mau menukar uang agar bisa mendatangi semua bank yang ada di Polman tanpa terkecuali, karna semua bank akan melayani penukaran uang. Dan diharap sebelum tanggal 29 Mei 2019, segera tukarkan uang apabila hendak menukarnya sebab tanggal tersebut sudah berakhir penukaran.(win)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *