Implementasi Teori Telapak Kaki, TP:Parepare Cross Country jadi Event Tahunan

by

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE, Parepare Cross Country yang dilaksanakan Bogart Team dan Tilama Makassar, Minggu 16 Juni, diikuti 1.500 bikers dari kawasan Indonesia Timur. Selain dari luar provinsi seperti Polman Sulbar, Nunukan Kaltara, Unaha Sultra, Kaltim, Parepare Cross Country juga diikuti para bikers dari wilayah Kabupaten Kota di Sulsel seperti, Sinjai, Pinrang, Sidrap, Pangkep, Makassar, Palopo, Gowo, Luwu, Takalar, dan Enrekang.

Cross Country juga diikuti pejabat Muspida Kota Parepare seperti Kapolres Parepare AKBP Priya Budi dan Dandim 1402 Mallusetasi Adi Hamsa. Wali Kota Parepare Taufan Pawe saat melepas bikers mengatakan, Pemkot mengapresiasi pelaksanaan Cross Country yang diikuti peserta di luar Parepare dan Provinsi Sulsel. “Insya Allah event Cros Country ini, Pemerintah Kota akan bekerjasama dengan Bogart team, menjadikan event setiap tahun.
Atas nama Pemkot dan pribadi saya berterima kasih karena kegiatan seperti bagian dari implementasi teori telapak kaki, atau semakin banyak orang berkunjung ke kota Habibie, ini bukan terakhir Insya Allah kita akan dipertemukan dalam event lain,” kata Taufan.

Ketua Bogart Team, Yasser Aslan Tjanring mengemukakan, kegiatan Cross Country ini diikuti sekitar hampir 1.500 bikers. Kegiatan ini bertujuan sebagai ajang mempererat silaturahmi antar sesama bikers, juga sekaligus menjadi ajang promosi objek wisata alam di Kota Parepare.”Kita berharap dengan adanya event ini bisa lebih mempererat hubungan silaturahmi antar sesama komunitas pecinta sepeda di seluruh wilayah Indonesia Timur. Ini juga sekaligus sebagai bentuk dukungan teori telapak kaki dan Parepare sebagai kota Industri tanpa cerobong asap, karena Cross Country ini bisa menjadi ajang promosi wisata alam di Kota Parepare,” kata Yasser.

Bogar panggilan akrab Yasser menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya Parepare Cross Country. “Termasuk sponsor, aparat pengamanan, Polantas, dan media parner,” kata Bogar.
Rute peserta sepanjang 28 kilometer dengan melalui jalan bergunung, terjal sepanjang 18 kilometer dan 10 kilometer jalan beraspal. Termasuk menjelajahi areal Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap di Pabberesseng. Peserta star di Lariangnyarengnge, kemudian finis di Tonrangeng Riverside. Setelah itu peserta mengikuti pengundian hadiah dan doorprize di Pasir Putih Tonrangeng (Paputo).Panitia menyiapkan hadiah dan doorprize bernilai puluhan juta dari sponsor seperti sepeda Polygon, kulkas, kompor gas, dispenser.Untuk hadiah utama berupa sepeda Polygon keluaran terbaru diraih Ahmad dari Galapagos Makassar. Sementara untuk peserta tercepat diraih Nuriksan dari TCC Takalar, dengan waktu tempuh 1 jam dua menit.(rif/ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *