Kajari Dituding tak Bersinergi dengan NGO di Polman

by

PAREPOS.CO.ID,POLMAN — Berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tergabung dalam lintas kerjasama antar lembaga (Lingkar) menyayangkan sikap dari pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Polewali Mandar (Polman). Pasalnya, Kejari dinilai Engan bersinergi dengan para pemangku Non Governmental Organization (NGO) atau Organisasi Non Pemerintah di daerah tersebut.

Seperti diungkapkan, Ketua LSM Amperak, Erwin yang juga merupakan sekretaris lintas kerja sama lembaga, Minggu 16 Juni, dimana pihak Kajari Polman nampaknya enggan bekerja sama dengan para LSM dan tak mendukung upaya penegakan tindak pidana korupsi .”Kami sesalkan pihak kejaksaan dan jajarannya yang seolah olah tidak menerima dukungan dari masyarakat tentang upaya pemberantasan tindak pidana korupsi di wilayah hukum Kabupaten Polman,”katanya.

Erwin mengakui, sudah tiga bulan menyurat untuk audiens dengan kepala kejaksaan (Kejari), namun hingga saat ini surat kami belum direspon dan tidak pernah ada konfirmasi dari pihak kejaksaan padahal surat ini hanya untuk berkordinasi dan mempertanyakan mana kasus yang belum tuntas dan seperti apa kerja kerja yang dilakukan oleh Tim TP4D pada semua kegiatan fisik di Kabupaten Polman. “Tujuannua supaya kita juga bisa melakukan pengawasan,”unfkap Erwin.

Menanggapi hal itu, Kasi Intelejen Kejaksaan Negeri Polman, M Subhan SH yang dikonfirmasi mengatakan, kalau untuk pemberantasan kasus korupsi kita sih sepenuhnya mendukung dan menampung semua jika ada laporan warga. “Terkait surat teman NGO yang masuk belum ada jawaban dari kami sebab surat tersebut mungkin belum sampai ke meja dan juga akhir akhir ini. Kami sibuk konsolidasi ke kejaksaan tinggi (Kejati) Sulselbar terkait perkara Tipikor kasus lampu jalan dipolman yang tak lama lagi akan disidangkan, sehingga kami jarang ditempat karena sibuk,”ungkapnya.(win/ade)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *