Dokumen Amdal RS Hasri Ainun Habibie Klir, Haris: Tuntas

by
Abd Haris Djalante ST MT

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE– Dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) Rumah Sakit (RS) Hasri Ainun Habibie Kota Parepare sudah klir, dan dilakukan sesuai prosedur. Semua dilakukan sesuai tahapan dan aturan yang berlaku. Demikian diungkapkan Ketua Tim Amdal (RS) Hasri Ainun Habibie Kota Parepare, Abd Haris Djalante ST MT, Rabu kemarin.

Menurut Staf Ahli Tetap Pusat Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Unhas ini, proses Amdal sesuai PP No 27 2012 tentang izin lingkungan.
Isi dokomen, katanya, juga sesuai Permen Lingkungan Nomor 16 2012 tentang Pedoman Penyusunan Dokumen Lingkungan Hidup. “Jadi jangan lagi mempertanyakan ini dan itu tentang Amdal. Kita sudah bekerja profesional, mulai dari pengumuman di media 8 Maret 2019, sosialisasi masyarakat di sekitarnya, dihadiri warga Kelurahan Lumpue dan Sumpang Minangae, di Kantor Camat Bacukiki Barat, 4 April 2019 lalu,” ungkapnya.

Diuraikan Haris, kerangka acuan melalui seminar pada 2 Mei 2019, di Hotel Kenari Parepare dan penilaian dari komisi penilai Amdal Parepare. “Setelah seminar, persetujuan kerangka acuan keluar 10 Mei 2019. Seminar lagi 21 Juni 2019, kemudian izin lingkungan keluar 28 Juni 2019. Jadi durasi mulai dari pengumuman empat bulan lebih,” tandasnya. Haris menegaskan, kalau soal lingkungan, pembangunan rumah sakit sudah bisa dilakukan, dan jangan mempolemikkan soal Amdal, sebab sudah tuntas dengan melibatkan masyarakat.

Sebelumnya, Kepala Bidang Penataan Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup Kota Parepare, Jenemar Aslan, membenarkan, Amdal RKL dan RPL pembangunan RS dr Hasri Ainun Habibie Parepare sudah selesai. Dokumen itu, kata dia, menjadi salah satu syarat pembangunan rumah sakit. (lim/ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *