DPO Kejari Parepare Ajukan Praperadilan, Darmawangsa: Terus Kejar Tersangka

by

PAREPOS.CO.ID,PAREPARE– Mantan Dirut RSUD Andi Makkasau, dr Yamin mengajukan praperadilan terkait penetapan dirinya sebagai tersangka kasus pengadaan obat yang diduga merugikan negara sebesar Rp 3,3 miliar. Pengajuan praperadilan satu dari tiga Daftar Pencarian Orang (DPO) penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Parepare, siap dihadapi pihak penyidik.

Kepala Kejari Parepare, Andi Darmawangsa yang dihubungi Online PAREPOS membenarkan adanya gugatan praperadilan oleh dr Yamin yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. ” Tersangka ajukan praperadilan dan pihak penyidik siap hadapi gugatan tersebut,”tegasnya, Minggu 14 Juli 2019.

Andi Darmawangsa mengakui, walau dengan adanya pengajuan gugatan praperadilan tersebut. Tak akan mengahalangi upaya yang dilakukan pihak kejaksaan untuk melakukan penangkapan kepada ketiga tersangka, termasuk dr Yamin. ” Pengajuan praperadilan itu tak bisa menghalangi upaya jaksa melakukan penangkapan kepada tersangka,”tegas Mantan Kasi Pidsus Kejari Jakarta Barat.

Seperti diketahui dalam surat panggilan tersangka bernomor SP-135/P.4.11/Fd.1/06/2019, yang dilayangkan Kejari Parepare terhadap dr Yamin, terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi pada pengadaan obat, alat, dan bahan habis pakai di RSUD Andi Makkasau tahun 2015-2017.

Dalam surat yang ditandatangani Kepala Kejaksaan Negeri Parepare Andi Darmawangsa tertanggal 17 Juni 2019 itu, Yamin diminta menghadap ke Jaksa Penyidik, Faisah, Idil, Hendra Wijaya, S. Pratiwi Aminuddin, Syahrul pada Rabu, 19 Juni 2019, pukul 13.00 Wita di Kejari Parepare, Jalan Jenderal Sudirman nomor 43. Itu berdasarkan surat perintah penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Parepare PRINT-31/R.4.11/Fd.1/01/2018 tanggal 10 Januari 2018, dan PRINT-198/R.4.11/Fd.1/03/2018 tanggal 2 Maret 2018.(mat/ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *