Hotel JCH Parepare Cuma Berjarak 500 Meter dari Masjid Nabawi

by

PAREPOS.CO.ID,MADINAH– Jemaah Calon Haji (JCH) Parepare yang berjumlah 135 orang tergabung di Kloter 3 Embarkasi Hasanuddin Makassar bersama dengan JCH Sinjai dan Makassar, sudah hari kedua di Madinah. Hotel tempat menginap JCH Kloter 3 di Arees Aljiwar (berlantai 11), jarak dari Masjid Nabawi sekira 500 meter.

Pagi ini (kemarin red) semua jemaah usai salat subuh untuk memenuhi Arbain (40 waktu salat), berangkat beriringan dan berkelompok, Alhamdulillah para jemaah sehat wal afiat. Bagi jemaah yang tidak bisa ke masjid karena cuaca panas serta padatnya jemaah, petugas haji dan pembimbing ibadah memfasilitasi dengan salat berjemaah di hotel.

Untuk pelayanan makanan, baik snack pagi, makan siang dan makan malam lancar, dengan menu makanan sesuai dengan kebiasaan makan di Parepare. Belum ada keluhan pelayanan hingga saat ini. Setiap kamar hotel ada 7 orang, 3 orang, 4 orang, dan 5 orang, menampung semua jemaah Parepare sebanyak 135 orang. Bagi jemaah yang suami-istri, harus beda kamar. Hotel tempat menginap JCH Kota Parepare hanya berisi jemaah Indonesia (tidak ada jemaah dari negara lain).

Informasinya, sudah ada lebih dari 22 ribu jemaah sudah masuk ke Madinah. Sebagian besar hotel sudah dipenuhi jemaah. Jemaah gelombang pertama akan berada di Madinah selama 8 hari untuk melaksanakan Arbain atau salat 40 waktu tanpa terputus di Masjid Nabawi.

Setiap jemaah dibekali gelang yang mencantumkan nama dan nomor paspor serta bendera Indonesia. Gelang akan memudahkan petugas membantu jemaah. Mulai 14 Juli mendatang, para jemaah secara perlahan ke Makkah untuk melaksanakan wukuf.

Sebelumnya, pihak Kemenag RI memang meminta agar makanan menggunakan bumbu masakan dan juru masak asal Indonesia. Kemenag minta kepada seluruh perusahaan katering untuk menggunakan bumbu asli dari Indonesia. Selain untuk menjaga cita rasa khas kuliner Indonesia, ini juga untuk meningkatkan ekspor Indonesia ke luar negeri. Selama ini, bumbu masak di Saudi didominasi dari negara lain.

Layanan katering bagi jemaah haji Indonesia selama di Makkah juga ditambah. Kalau sebelumnya hanya 25 kali, tahun ini menjadi 40 kali. Selain itu, ada juga penambahan pemberian kelengkapan minuman dan makanan berupa teh, gula, kopi, saos sambel, kecap dan satu potong roti untuk setiap jemaah. (Laporan:Umar/ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *