Pelaku Usaha Diminta Gunakan Aplikasi Perekam Pajak Online

by

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE — Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare telah membagikan aplikasi atau alat perekam transaksi pajak online untuk seluruh kafe dan restauran wajib pajak yang ada di Parepare. Walau masih dalam jumlah terbatas, alat tersebut akan membantu Pemkot dalam mengoptimalkan penerimaan daerah dari pajak kafe maupun restauran atau tempat usaha lainnya disetiap transaksi pembayaran dari subjek pajak. Setidaknya hingga saat ini sejak ditetapkannya pencatatan pajak online pada Juni lalu, baru 37 alat telah disebarkan oleh Pemkot melalui Dinas Keuangan Daerah kepada wajib pajak.

Hal tersebut dikatakan Kepala Seksi Pendaftaran & Pendataan Dinas Keuangan Daerah, Rahmat saat ditemui di Kantornya, Senin, 22 Juli. Rahmat mengatakan, pemerintah kota melalui Bank Sulsel akan menyiapkan dan membagikan secara bertahap 200 alat pencatat transaksi pajak secara gratis kepada wajib pajak. Baik dalam bentuk software maupun alat (M-POS). “Sudah ada 37 sudah kami terapkan,” katanya

Rahmat mengatakan, langkah ini ditempuh pemerintah atas supervisi KPK melalui Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi. Pihaknya berharap seluruh tempat usaha dapat menerima dan melaksanakan program pemerintah tersebut guna mendongkrak penerimaan pendapatan daerah dari sektor pajak usaha.

Sementara Kafe Reza di Jalan Sudirman melalui Manager Kafe, Adam mengatakan belum menerapkan sistem tersebut di kafe Reza. Alasannya kafe tersebut belum mendapatkan alat itu untuk diterapkan di tempat tersebut, meski diakui pihaknya telah diundang untuk menerima sosialisasi pajak online oleh pemerintah kota. “Kalau kami siap saja, namun saat ini alat itu masih terbatas jumlahnya dari pemerintah sehingga kami belum dapat. Kami juga masih harus menyesuaikan di tempat kami,” ungkapnya

Pengelola Kafe lainnya, Warkop Aneka Jaya di jalan Bau Massepe juga mengaku belum menerima informasi terkait pajak online tersebut. Memey pengelola Warkop Aneka Jaya belum bisa memberikan tanggapan dan menunggu bila program tersebut benar diberlakukan di warung kopi miliknya.(wal/ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *