Perusahaan Marmer Pekerjakan TKA Asal Cina di Pangkep

by

PAREPOS.CO.ID, PANGKEP — Tim Pengawas Orang Asing (Timpora) Kabupaten Pangkep bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Sulsel, Rabu 3 Juli, lalu melakukan sidak disejumlah perusahaan tambang diwilayah tersebut. Satu dari sekian perusahaan yang disidak, Timpora mendapati tenaga kerja asing (TKA) asal Cina di perusahaan Anugrah Marmer Jelita (AMJ) yang terletak di Kampung Janna Labu, Desa Bulu Tellue, Kecamatan Tondong Tallasa.

Satu diantara 13 TKA yang berada dilokasi perusahaan itu, terpaksa diamankan lantaran tidak mengantongi dokumen resmi dan identitas. Dari pantauan PAREPOS Online, setiba di lokasi tambang Timpora mengecek satu persatu TKA dan disesuaikan foto yang ada di dokumennya. Sehingga ditemukan satu orang tidak memiliki dokumen.

Selain itu, Timpora juga mengelilingi sekitar perusahaan mencari jika masih ada TKA lain. Begitu juga kamar-kamar perusahaan yang dicek satu persatu, mulai dapur, kamar mandi hingga ruang tidurnya. Beberapa TKA didapati sedang bersantai di rumah bertingkat dua yang dibuat khusus untuk para pekerja marmer tersebut.

Ada juga yang ditemukan sedang berada tepat di lokasi tambang. Sementara ada enam TKA tidak berada di tempat. Totalnya TKA yang ditemui sekitar 20  orang dan berasal dari Cina. Keberadaan TKA itu sejak bulan Juni, lalu. Namun pengakuan pengawas perusahaan, 20 TKA ini belum dipekerjakan hingga saat ini. Masih tahap beradaptasi dengan kondisi di perusahaan tambang tersebut. “Mereka belum ada yang bekerja, masih beradaptasi,”ujar Pengawas perusahaan tambang tersebut yang mewakili juga pihak perusahaan tambang Anugrah Marmer Jelita (AMJ), Robert.

Sebelumnya berdasarkan laporan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pangkep ada 19 TKA yang ada di perusahaan tambang tersebut. Namun nyatanya, ditemukan satu TKA yang sama sekali tidak memiliki dokumen izin tinggal. Shu Kai Hwa pun terpaksa digelandang Timpora untuk dibawa ke Kantor Imigrasi Makassar.(awi/ade)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *