Terungkap, Pertamina tak Pernah Janjikan CSR Rp 3 M, Ini Penjelasannya

by

PAREPOS.CO.ID,PAREPARE– Adanya janji adanya bantuan CSR sebesar Rp 3 miliar yang selama ini didengungkan anggota dewan di Kota Parepare, dari dampak tumpahan minyak beberapa waktu lalu. Akhirnya terjawab dalam rapat deengar pendapat, kemarin. Kepala Operasional TBBM Parepare, Ismin, berdalih, pihaknya tidak pernah mengungkapkan jumlah CSR sebesar Rp3 miliar. Karena menurutnya, hal tersebut tidak ada kesepakatan tertulis, dan maksimal dari bantuan CSR ini Rp180 juta. “Tidak pernah pak General Manager (GM) juga tidak pernah menyebut itu. Dana operasional TBBM Parepare saja tidak sampai begitu,” singkatnya.

Soal dana CSR itu, pihaknya akan berusaha menyalurkan untuk warga ring satu di akhir bulan ini. “Bantuan CSR akan kami realisasikan. Memang permasalahannya karena ada beberapa kali perubahan jumlah. Selain bantuan ini, kita juga ada bantuan yang sudah terprogram. Kami upayakan akhir bulan ini semua terselesaikan,” ujar Ismin.Sekadar mengingatkan, pada 5 Maret 2019 lalu, General Manager (GM) Pertamina Regional VII, Werry Prayogi, melakukan kunjungan ke Parepare, membicarakan soal pemulihan dan perbaikan di wilayah tumpahan minyak, termasuk inventarisir.Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Kota Parepare, H Kaharuddin Kadir MSi, beberapa anggota DPRD Komisi III, pihak Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PKP Parepare dan beberapa kelompok nelayan.

General Manager (GM) Pertamina Regional VII, Werry Prayogi, mengakui, kedatangannya ke Parepare untuk memenuhi arahan dari Dirut Pertamina. Saat itu, ia mengaku akan membentuk program-program CSR yang akan berdampak langsung kepada masyarakat yang berada di ring satu (paling terdampak aktivitas Pertamina). Pada kegiatan diskusi tersebut, terungkap Pertamina menyalurkan sekira Rp3 miliar untuk program CSR TBBM Pertamina Parepare. Menurut Werry, dana tersebut sebagai kepedulian Pertamina terhadap masyarakat Kota Parepare yang berada di ring satu. “Rp3 miliar ini untuk CSR, kita perlu memperkuat masyarakat agar interaksi Pertamina dengan masyarakat terjalin. Programnya untuk masyarakat, seperti Posyandu, dan bantuan kepada nelayan. Kita inginkan lebih dekat dengan masyarakat melalui dengan CSR ini,” ujarnya.

Dan saat itu, Ketua DPRD Parepare, H Kaharuddin Kadir, mengungkapkan, Pertamina sudah bertindak sesuai harapan DPRD, dengan cara memberikan bantuan kepada masyarakat dengan program CSR.Menurutnya, pihaknya mengajukan supaya ada program-program yang berasal dari CSR untuk masyarakat yang notabene berdampak langsung jika ada hal-hal yang terjadi, seperti kasus tumpahan minyak. “Kami minta kemarin sebetulnya Rp5 miliar, tapi yang disetujui sekira Rp3 miliar. Pertemuan kali ini bagian dari hasil pertemuan di DPR RI,” tandasnya waktu itu. (mat/ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *