Ya Ampun, Puluhan Miliar Distribusi Parkir Bocor di Parepare

by

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE– Kurangnya pendapatan asli daerah (PAD) dari distribusi parkir menjadi sorotan DPRD Parepare. Bahkan diungkap, dugaan kebocoran dari distribusi parkir mencapai Rp10 miliar. Angka yang cukup fantastis. Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Parepare, H Kaharuddin Kadir MSi di sela-sela rapat persetujuan bersama nota kesepakatan rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Perubahan 2019, di Gedung DPRD, Kamis kemarin.

Rapat itu dihadiri Walikota Parepare, Dr HM Taufan Pawe SH MH, Sekda H Iwan Asaad AP MSi dan jajarannya.
Legislator Golkar yang kembali terpilih pada Pileg 2019 ini, menyoroti kurangnya pemasukan retribusi dari parkir. Ia menyebut estimasi dugaan kebocoran dalam setahun hingga Rp10 miliar lebih. “Kekurangan distribusi parkir mencapai kurang lebih Rp10 miliar per tahunnya, sehingga perlu kerja ekstra melakukan pembenahan,” katanya.

Walikota Parepare, Dr HM Taufan Pawe MH mengatakan, estimasinya, untuk parkir berkisar Rp3 miliar per bulan, bukan Rp1 miliar, sehingga memang perlu ada kehati-hatian. “Estimasi saya kurang lebih Rp3 miliar untuk parkir di Parepare,” katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Parepare, H Mustafa usai rapat paripurna di gedung DPRD menjelaskan, sejak dirinya dilantik Mei 2019 sebagai Kadishub, telah berbagai upaya dilakukan untuk peningkatan PAD, khususnya dari parkir.

Upaya untuk peningkatan pemasukan parkir adalah staf Dinas Perhubungan terjun langsung di lapangan. Ia mencontohkan, sebelumnya pendapatan parkir di RSUD Andi Makkasau Parepare hanya sekira Rp600 ribu per bulan, sekarang bisa menjadi Rp850 ribu per bulan. Demikian halnya di Pantai Mattirotasi sekitar pelabuhan tidak ada parkir, sekarang ini sudah dipungut parkir.(anj/ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *