AIM: Perputaran Uang Tembus Rp 9 Miliar di PIFAF

by

PAREPOS.CO.ID,POLMAN — Malam puncak Polewali Mandar Internasional Folk and Art Festival (PIFAF) 2019 berlangsung begitu semarak. Penutupan PIFAF di panggung utama kawasan Sport Centre , di Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali, Rabu 7 Agustus, malam.

Berbagai atraksi kesenian dan kebudayaan memeriahkan malam puncak penutup event internasional ini. Agenda festival budaya lintas negara ini ditutup oleh Bupati Polman, Andi Ibrahim Masdar.

Dalam sambutannya, Bupati Polman dua periode yang akrab disapa AIM ini memebeberkan, kalau perputaran uang selama pelaksanaan PIFAF,dari tanggal 1-7 Agustus mencapai Rp 9 miliar lebih. “Dari hari pertama sampai hari ke enam perputaran uang selama kegiatan Pifaf ini mencapai Rp 9 miliar,”ujarnya.

Dia mengatakan, even festival seni Budaya dan Pariwisata dirangkaikan Polman Expo bersumber dari Kementerian Pariwisata dan Pemprov Sulbar yang penggunaan anggaran bukan hanya menggunakan anggaran dari Polman.

Menurut Adik Kandung Gubernur Sulbar ini, PIFAF diperuntukkan bagi masyarakat Polman. Seperti halnya partisipasi pelaku UKM di Polman yang membuka lapak di lokasi festival dan ekspo. Adapula pedagang dari luar daerah seperti Makassar hingga Palu.

Untuk PIFAF 2020, lanjut AIM, pelaksanaan akan berlangsung di dalam Stadion HS Mengga. Sebab di lokasi panggung utama saat ini akan dibangun gedung olahraga (GOR). Kata AIM, PIFAF 2020 ditargetkan akan bertambah jumlah Negara yang akan berpartisipasi. Seperti halnya PIFAF 2019, 14 negara berminat bergabung. Namun yang terakomodir hanya enam negara luar. Hal itu disebabkan, keterbatasan hunian Sebagian seluruh peminat tak dapat difasilitasi.

Olehnya, itu AIM meminta pelaku usaha perhotelan harus berbenah.”Kalau tidak ada hotel, saya mohon masyarakat Polman memperbaiki rumah. Kita akan kembangkan homestay. Perbaiki rumahta,” imbuhnya.(win/ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *