Budaya Lokal Barru, Legenda ‘Batu Lapidde’ Diparadekan di TMII

by

PAREPOS.CO.ID, BARRU– Legenda budaya lokal asal Kabupaten Barru diparadekan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Itu setelah tim Parade Tari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Barru mewakili Provinsi Sulsel di ajang tersebut pada tanggal 8-10 Agustus 2019, lalu. Kadisdikbud Kabupaten Barru, A Adnan Azis mengatakan, parade tari ini diikuti 34 provinsi se-Indonesia. Tim parade tari Barru mengangkat kisah tentang ‘Batu Lapidde’. “Ini bagian dari promosi budaya daerah,”ungkapnya.

Menurutnya, ajang tersebut bergengsi dan sangat kompetitif karena diikuti oleh 34 provinsi. Pertunjukan ini juga nantinya sebagai ajang memperkenalkan dan mempromosikan potensi budaya daerah Kabupaten Barru dan Sulawesi Selatan (Sulsel), melalui karya seni daerah, khususnya seni tari. Dia menjelaskan, tim Kabupaten Barru terdiri dari 10 penari dan delapan pemain musik, yang mewakili Sulsel dalam Parade Tari Nusantara TMII di Jakarta, akan menampilkan tarian ‘Batu Lapidde’ yang merupakan sebuah legenda dari salah satu obyek wisata, situs purbakala.

Dia menambahkan, tari ‘Batu Lapidde’ tercipta dari sebuah legenda yang bercerita tentang seorang bernama Lapidde yang suka berburu rusa yang secara tiba-tiba menjadi batu bersama di kaki Gunung Pange Lapidde. Dan dalam penyajiannya, tarian ‘Batu Lapidde’ berlatar belakang cerita empat kerajaan di Kabupaten Barru dengan menggunakan simbol 4 properti payung (Teddung Pulaweng) pengawal raja untuk berburu tusa di hutan.

Terpisah, Bupati Kabupaten Barru, Suardi Saleh mengaku bangga atas kepercayaan kepada Barru mewakili Provinsi Sulsel dalam Parade Tari Nusantara TMII Jakarta tahun 2019. “Saya sangat bangga kepada para putra-putri kita yang telah mengangkat nama daerah kita. Dan dipercayakan untuk mewakili Sulawesi Selatan dalam parade tari yang bertaraf nasional. Bukan hanya mewakili Kabupaten Barru, tetapi sekaligus mewakili Provinsi Sulawesi Selatan, ini prestasi yang membanggakan,” ungkap Suardi Saleh. Ia berharap Disdikbud dapat terus melakukan pembinaan dalam bidang seni dan kebudayaan, khususnya seni tari dan industri kreatif. “Ini nantinya brand-brand lokal dan obyek wisata di Kabupaten Barru mampu bersaing dengan daerah- daerah lain. (mad/ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *