Harga Cabe Kian Pedas Jelang Idul Adha di Polman

by

PAREPOS.CO.ID,POLMAN– H-2 jelang hari raya Idul Adha, harga cabai terus mengalami lonjakan. Bahkan harga cabai terus merangkak naik setiap hari. Hal itu merupakan hasil pantauan tim Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

Di pasar tradisional sentral Pekkabata misalnya, para pedagang menjual cabai merah besar dengan harga Rp 80 ribu per kilo dan cabai keriting Rp 85 ribu per kilogram yang sebelumnya harganya hanya dalam kisaran Rp 40 ribu per kilogramnya.

Kepala Disperindagkop Polman, Agusnia Hasan Sulur mengatakan, menjelang hari raya Idul Adha harga cabai memang sangat melambung tinggi dan itu terjadi dalam minggu ini. Sementara harga sembako dan komoditi lainnya masih relatif normal.

Kenaikan harga cabai di pasaran, kata Agusniah, hampir mencapai 100 persen kenaikannya dan harga cabai hampir merata disemua pasar. Hal ini juga disebabkan dengan masuknya musim kemarau sehingga para pedagang menaikkan harganya.

“Tapi ini mungkin hanya dalam dekat ini saja harga cabai naik karna kalau diperhatikan dipasaran komoditi lain masih stabil dan normal seperti ayam, daging dan sayur mayur masih relatif,”ungkapnya, Jumat 9 Juli 2019.

Ia mengimbau para pedagang dengan melambungnya harga Cabai Dipasar agar dapat mensiasati jajanan jualannya supaya tidak merugi, misalnya para pedagang mengurangi penggunaan Cabai pada masakannya.

Salah satu pedagang Nasi Campur yang ditemui di Polewali Wahyuni mengakui, harga cabai di semua jenis di pasar belum ada penurunan sama sekali, Kondisi seperti ini membuatnya harus menghemat penggunaan cabai pada masakannya.

‚ÄĚTidak boleh boros pakai cabai apa mahal sekali sekarang harga Cabai dan ini bisa dikata merata disemua pasar,”ujar ibu rumah tangga ini.(win/ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *