Hebat!! Sidrap Menuju Daerah Mandiri Benih Padi Unggul

by

PAREPOS.CO.ID, SIDRAP — Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan (Puslitbangtan) Kementerian Pertanian berkunjung ke Sidrap.

Mereka diterima langsung oleh Bupati Sidrap, H Dollah Mando bersama Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP2) Sidrap, Ir Azis Damis.

Kunjungan tersebut di pimpin Kepala Puslitbangtan, Dr Ir Haris Syahbuddin, DEA didampingi Kepala Loka Penelitian Penyakit Tungro (Lolittungro), Dr Fauziah T Ladja, SP M.Si.

Selain itu juga dihadiri sejumlah staf peneliti Lolittungro Kementerian Pertanian. Pertemuan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Sidrap.

Kedatangan mereka untuk membangun kerjasama dengan pemerintah kabupaten Sidrap di bidang pertanian utamanya perbanyakan benih padi unggul atau Varietas Unggul Baru (VUB) pada tahun 2020 mendatang.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP2) Sidrap, Ir Azis Damis saat dihubungi, Kamis, 22 Agustus.

“Belum lama ini, kami kedatangan rombongan Puslitbangtan Kementerian Pertanian. Kunjungan mereka dalam rangka perbanyakan benih padi unggul di Sidrap,” ucapnya.

Disampaikan pula bahwa benih padi unggul itu nantikan akan dibudidayakan di Sidrap tepatnya
Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian (IP2TP) Lolittunggro Lanrang Rappang, Kecamatan Panca Rijang.

Kepala Lolittungro Lanrang, Dr Fauziah T Ladja, SP M.Si mengatakan, rencana MoU perbanyak benih padi unggul itu bakal di lakukan dalam waktu dekat ini.

“Koordinasi selanjutnya dilakukan sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah membuat kemandirian benih padi unggul di Sidrap,” katannya.

Dikatakannya, bahwa beberapa VUB hasil Agroinovasi Balitbangtan Kementan disetujui akan dikembangkan di Kabupaten Sidrap seperti VUB Nutri Zinc, Baroma, Tarabas, dan lainnya.

Kemudian untuk VUB ini seperti Baroma memiliki potensi hasil kurang lebih 9,18 ton perhektare dengan umur tanaman 113 hari.

“Untuk tahap pertama varietas tersebut akan digunakan di 500 hektare pertanian,” ucapnya.

Fauziah menambahkan, pemda juga melakukan kerjasama untuk perbanyakan benih tahan tungro (Taro).

Benih Taro sebanyak 6,25 ton akan ditanam dilahan seluas 250 hektare di Sidrap. “Varietas Taro juga sangat disukai petani karena selain tahan penyakit tungro juga memiliki produksi tinggi,” tandasnya. (ira/ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *