Krisis Air Bersih Melanda Ribuan Warga di Pulau Battoa

by

PAREPOS.CO.ID,POLMAN– Musim kemarau yang melanda wilayah Kabupatem Polewali Mandar (Polman) membuat beberapa sumber mata air mengalami kekurangan debit air. Seperti halnya yang terjadi di wilayah Binuang, Sungai Tanete di Desa Amola tempat dimana sumber air baku PDAM yang mengairi beberapa daerah termasuk Pulau Battoa, Desa Tonyaman kekurangan debit air bersih.

Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tipalayo Polman, Fadli Anwar membenarkan kejadian tersebut. Dampaknya, krisis air bersih untuk minum melanda Pulau Battoa, Desa Tonyaman. Hal itu disebabkan dengan kondisi alam yang sudah dua bulan tidak pernah turun hujan atau kemarau.

Kurangnya debit air di Sungai Tanete , kata Fadli, sehingga untuk menyalurkan air bersih sampai ke pulau Battoa yang dihuni sekitar 1.226 jiwa sudah tidak sampai lagi. Aliran air sampai ke pulau itu hanya 1 liter/detik yang seharusnya untuk bisa mengairi sampai ke pulau tersebut harus 15 – 30 liter/detik.

Untuk mengatasi itu, PDAM akan berkordinasi ke PS Pam untuk meminta bantuan agar mesin Boster Pam Pompa Air bisa didatangkan.

Ia juga menyampaikan sekarang ini karena musim kemarau ada beberapa wilayah yang kekurangan air bersih termasuk masyarakat di Pulau Battoa. Namun diwilayah lain, masih bisa diatasi misalnya di Polewali dilingkungan Ujung dan di Matakali tepatnya di Dusun Kambuno dan juga di Kecamatan Wonomulyo di Desa Nepo dan Mampie yang jauh dari kota juga sulit air tapi sepanjang bar tekanan air besar dan debit air tidak berkurang pengolahan maka pelayanan air akan tetap maksimal.

Kepala Desa Tonyaman, Nursan Said yang dikonfirmasi terkait masyarakat Pulau Battoa yang krisis air berharap agar PDAM secepatnya punya solusi untuk mengatasi warganya yang sangat membutuhkan air bersih. “Harapan kita semoga saja pihak PDAM secepatnya punya solusi untuk mengatasi warga kita yang ada di pulau supaya mereka juga dapat menikmati air yang bersih dan sehat,”harapnya.(win/ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *