Pemkab Barru Berlakukan Tarif Pajak 10 Persen Bagi Konsumen

by

PAREPOS.CO.ID.BARRU — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) mulai berlakukan tarif pajak 10 persen bagi konsumen yang makan di Warung atau restoran. Namun pemberlakuan tarif 10 persen ini nampaknya dikeluhkan oleh para konsumen.

Seperti yang terjadi di salah satu warung Coto di Kota Barru Kamis, 8 Agustus. Para konsumen yang makan harus membayar 10 persen itu diluar dari harga makanan. Jika harga makanan Rp 25.000 konsumen harus nambah Rp 2.500 atau 10 persen jadi total dibayar Rp 27.500.” Kami merasa kaget saja pak karna kami harus bayar 10 persen kepada petugas pajak yang sudah standby diwarung,”jelas Firman.

Semestinya lanjut dia pembayaran pajak itu include dengan makanan jadi bayarnya satu kali saja. “Nah ini repot karna sudah bayar makanan bayar lagi kepada petugas pajak,”keluhnya.

Meski demikian para konsumen meminta kepada pemerintah agar pajak makanan ini harus lebih disosialisasikan ke masyarakat sehingga para konsumen tidak kaget.

Terpisah Sekertaris Bappenda Syamsuddin mengatakan petugas yang ada di warung itu sifatnya hanya sementara karena pemilik warung memang ingin didampingi. Semua rumah makan di Barru sudah diberlakukan pajak 10 persen untuk konsumen dan itu sesuai dengan perda no 4 tahun 2011 tentang pajak daerah.

“Jadi sudah diberlakukan pajak bagi konsumen yang makan di warung dan itu menggunakan alat perekam transaksi online dibawah pengawasan dan pendampingan Korsupgah KPK RI,”ujarnya. (mad/ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *