Penuhi Kebutuhan Air Bersih, PDAM Andalkan Sumur Dalam di Parepare

by

PAREPOS.CO.ID, PAREPARE — Dalam memenuhi kebutuhan air bersih bagi para pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di musim kemarau. PDAM Kota Parepare mulai memaksimalkan pemanfaatan sumur dalam, hal itu dilakukan berkurangnya air baku di Sungai Karajae, beberapa hari terakhir. Dampaknya, beberapa pelanggan mengeluhkan pasokan air bersih ke rumahnya. PDAM tiba-tiba menghentikan pasokan air bersih tanpa pemberitahuan sebelumnya, hingga membuat pelanggan kekurangan air bersih.

“Kami memahami kondisi yang dialami PDAM, sumber air baku bersih pasti berkurang karena musim kemarau sejak dua bulan terakhir. Tapi, jika ada penghentian pasokan agar disampaikan ke pelanggan,”kata salah seorang warga di wilayah Bacukiki Barat. Saat ini, kata dia, PDAM menghentikan pasokan air bersih tanpa pemberitahuan sebelumnya, sehingga warga tidak menampung air bersih.

Senada diungkapkan, Warga Elle Kalukue, Syahrir yang mengakui jika kebutuhan air bersih PDAM tak terpenuhi di Kompleks BTN Anugerah, Jalan Bambu Runcing, Kelurahan Bumi Harapan. “Sejak Sabtu kemarin, air tidak mengalir di kompleks kami, tidak biasanya begitu,” katanya. Terpisah, Humas PDAM Kota Parepare, Imran Sulnas menjelaskan, adapun penyebab utama kurangnya pasokan air bersih ke pelanggan merupakan dampak dari kurangnya debit air baku di Sungai Karajae. Biasanya di produksi sampai 180 liter per detik, sekarang menunggu air terkumpul baru diolah lagi,”ungkapnya.

Untuk menyikapi hal itu, kata Sulnas, PDAM Kota Parepare memaksimalkan sumur dalam yang ada. Tentu memerlukan waktu baru bisa normal kembali, kalau memang sangat mendesak untuk memenuhi kebutuhan air bersih.  Sebaiknya pelanggan menunjuk satu orang koordinator, dan menghubungi petugas mobil tangki di Jalan Agussalim, depan Gedung Islamic Centre dengan memperlihatkan kwitansi rekening air.

Senada diungkapkan, Dirut PDAM Parepare, Lukman Hakim ST yang mengaku, musim kemarau menyebabkan sumber air baku berkurang maka PDAM akan memaksimalkna sumur dalam yang sekarang berjumlah 14 titik di Kota Parepare. Dan bila mendesak, bisa menggunakan mobil tangki untuk melayani daerah sekitar yang membutuhkan air bersih. ” Mengantisipasi kekurangan air bersih bagi pelanggan PDAM, maka memaksimalkan pemanfaatan sumur dalam yang sekarang berjumlah 14 titik dan beberapa penampungan air lainnya. Dan kalau ada pelanggan PDAM mendesak membutuhkan air bersih, bisa diantarkan air melalui mobil tangki,” jelasnya. (anj/ade).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *