Salurkan Gas Melon, Petani Sidrap Terima Kasih ke Pemkab dan Pertamina

by

PAREPOS.CO.ID, SIDRAP — Penyaluran gas elpiji 3 Kg di Kabupaten Sidrap mulai berangsur normal dengan adanya tambahan kuota dari pertamina.

Untuk Sidrap, pertamina telah memberikan tambahan kuota sebesar 38.640 tabung elpiji 3 kg. Hal ini untuk antisipasi kelangkaan.

Hingga saat ini penyaluran gas melon itu terus mendapat pengawalan ketat dari aparat TNI-Polri, dan Pemerintah Kabupaten Sidrap.

Seperti terpantau di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Sereang, Kecamatan Maritenggae, Sidrap, Rabu, 7 Agustus.

Kepala Bidang Perdagangan, Ahmad Dollah mengaku, kegiatan penyaluran itu dilakukan agar penggunaan gas tersebut tepat sasaran.

“Untuk saat ini ada tambahan kuota gas elpiji di khususkan bagi kalangan petani yaitu sawah tada hujan atau pengguna pompanisasi,” katanya.

Dia mengatakan, bahwa penyaluran tersebut dilakukan secara bergilir dari setiap agen. “Untuk hari ini, gas disalurkan langsung oleh Agen PT Karya Minasa Mandiri dengan pemilik H Ibrahim,” ujarnya.

Ahmad Dollah mengaku, kegiatan ini terlaksana atas kebijakan Manager Pertamina Parepare, Rizal.

Sementara, harga gas tersebut kata dia adalah Rp15.500 seseuai Harga Eceran Tertinggi (HET). “Kalau ada pangkalan yang jual di atas Rp16 ribu segera lapor, akan kami tindak,” jelasnya.

Dia juga berharap agar penyaluran berikutnya oleh agen lain dapat di lakukan di BPP dibawa koordinasi kepala BPP setempat.

Terpisah, Rudy salah seorang petani asal Panca Lautang mengaku berterimakasih atas bantuan penyaluran gas 3 Kg untuk para petani.

“Alhamdulillah, sejak adanya bantuan gas ini padi-padi kami bisa kembali terairi air yang sebelumnya sempat tidak terairi gegara gas melon itu langkah,” ucapnya.

Dia hanya berharap agar gas bersubsidi itu terus mendapatkan pengawasan dari pihak pemerintah maupun TNI-Polri sehingga tidak di permainkan lagi harganya oleh spekulan. (ira/ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *