AMP Desa Persiapan Talawe Berunjuk Rasa, Ini Tuntutannya

by
Aliansi Masyarakat Peduli (AMP) Desa Persiapan Talawe, Kecamatan Wattang Sidenreng didepan Gedung DPRD Sidrap

PAREPOS.CO.ID, SIDRAP — Puluhan masyarakat yang menamakan dirri Aliansi Masyarakat Peduli (AMP) Desa Persiapan Talawe, Kecamatan Wattang Sidenreng,Senin 9 September, berunjuk rasa di depan kantor DPRD Sidrap. Aksi damai yang diikuti sekitar 50 orang, dipimpin oleh Koordinator Lapangan (Korlap), Rynal Saputra dengan orator Muhagirin. Puluhan pendomo itu membawa sejumlah spanduk terkait permasalahan desa persiapan itu seperti Stop Politisasi Desa Talawe.

Kemudian ada juga bertuliskan. Tindak Tegas Pelaku Penyerangan Kantor Desa Persiapan Talawe, serta juga ada terlihat bertulis Bupati Sidrap Jangan Adu Domba Masyarakat Talawe. Tak hanya itu, juga ada spanduk bertulis Bupati Sidrap Tolong Bayar Gaji Perangkat Desa dan OPD selama 9 bulan. Dalam orasinya, Korlap, Rynal Saputra menuntut agar Kapolres Sidrap supaya melakukan pengawasan dan menjaga ketertiban serta stabilitas keamanan di Desa Talawe. “Selain itu, juga diminta agar mengusut tuntas dan menindak tegas oknum yang melakukan penyerangan di kantor desa talawe,” katanya.

Tak hanya sampai disitu, massa juga berharap agar DPRD memfasilitasi pertemuan masyarakat dengan Bupati Sidrap tanpa perwakilan. “Bupati Sidrap diminta agar membayar gaji dan biaya operasional kepada perangkat desa dan OPD yang belum dibayar pada bulan November dan Desember 2018,” jelasnya. Kemudian juga, Bupati Sidrap diminta agar adil dalam polemik SK Kepala Desa Talawe tanpa kepentingan politik.

Setelah menyampaikan orasinya di depan kantor DPRD Sidrap, beberapa perwakilan pengunjuk rasa diterima oleh anggota DPRD, Sudarmin Baba di ruang kantor Ketua DPRD Sidrap. Hadir dalam dialog tersebut antara lain, Sekretaris Daerah (Sekda) Sidrap, Sudirman Bungi, Kadis Pemdes Sidrap Patahangi Nurdin, Sekretaris Kesbangpol, Andi Baharuddin.

Hadir pula, Kasat Intelkam Polres Sidrap, Iptu Soib, Pengacara pejabat Plt Kades Persiapan Talawe lama, Mas’ud Saade, Juwita, serta 7 orang perwakilan pengunjuk rasa. Anggota DPRD Sidrap, Sudarmin Baba mengatakan, saat ini Bupati Sidrap sedang perjalanan dinas ke Banjarmasin. Oleh sebab itu hadir perwakilan dari Pemda. “Mengenai permasalahan ini, kami akan mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan persoalan di Desa Talawe,” ucapnya.

Sementara, Korlap, Rynal Saputra mengatakan, pihaknya ingin agar Bupati langsung yang bertemu dengan masyarakat Talawe, bukan melalui perwakilan lagi. “Sekali lagi diharap pihak kepolisian segera mengusut penyerangan perangkat desa oleh diduga oknum dari luar desa,” ujarnya. Tak hanya itu, dirinya juga meminta agar gaji perangkat desa dan BPD masih ada yang belum dibayar pada tahun 2018, harap agar pemerintah bertanggung jawab.

Pengacara Masud Saade, Juwita mengatakan, Surat Keputusan (SK) Mas’ud Saade dijelaskan menjadi Kepala Desa Persiapan Talawe sampai menjadi desa definitif. “Jika nanti desa talawe menjadi desa definitif, maka kami dari pihak Masud Saade akan legowo untuk undur diri,” tegasnya. Sementara itu, Sekda Sidrap, Sudirman Bungi mengatakan, kalau kita bergerak dari anggapan kita masing-masing, maka tidak akan ditemukan jalan keluarnya. Maka lebih baik hukum yang menentukan kebenarannya.

Saat ini, Pemda sudah berusaha memperlakukan Desa Persiapan Talawe seperti desa definitif lainnya, dengan jelas anggarannya juga diberikan sama dengan desa lain. Namun ada hal-hal yang tidak bisa disamakan dengan desa definitif, yaitu pejabat Kepala Desa dipilih langsung oleh bupati dan harus ASN, sementara kepala desa definitif dipilih melalui Pilkades. Tak hanya itu, Sudirman Bungi juga menjelaskan bahwa sejak keluar PP 43 tahun 2014, Mas’ud Saade harus diberhentikan dengan hormat, karena peraturan tersebut menghendaki Plt Kepala Desa persiapan harus berstatus ASN.

Terkait gaji perangkat desa dan BPD yang belum dibayarkan, kata Sudirman Bungi mengatakan tidak hanya terjadi di Desa Talawe.Hal itu terjadi karena ada defisit anggaran menjelang akhir tahun 2018. Oleh sebab itu, kekurangan tersebut dianggarkan kembali di tahun 2019. (ira/ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *