Habitat Terusik, Buaya Sungai Maloso Resahkan Warga di Mapilli

by
Seekor buaya yang menampakan diri di Sungai Maloso, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polman

PAREPOS.CO.ID,POLMAN — Buaya yang hidup di Sungai Maloso, Kecamatan Mapilli beberapa akhir terkahir kerap muncul kepermukaan. Hal itu pun membuat warga di dua desa di Kecamatan Mapilli yakni Desa Bonra dan Segerang yang dilalui aliran Sungai Malosi resah dan takut. Warga pun berharap pemerintah daerah atau dinas terkait dapat segera menyikapi keresahan warga tersebut.

Bukan hanya itu, munculnya buaya di Sungai Maloso pun menjadi tontonan warga yang melalui Jembatan Mapili. Dampaknya, pada sore harinya sering terjadi kemacetan karena banyak warga termasuk anak-anak yang datang menyaksikan kehadiran buaya itu dari atas jembatan.

Camat Mapilli, Andi Affandi Rahman membenarkan, kondisi yang terjadi diwilayahnya sejak serinnya muncul buaya disekitar bantaran Sungai Maloso. “Sudah hampir tiga hari ini buaya tersebut sering muncul kepermukaan air,menurut warga satwa liar yang sering muncul itu ada tiga ekor, ada buaya kecil dan ada juga yang panjangnya sampai 3 meter,”katanya, Senin 9 September 2019.

Kehadiran buaya tersebut, kata Andi Affandi, berasal dari muara sungai dimana mungkin karena merasa terganggu akibat cuaca panas dan air sungai mulai berkurang. Sehingga, kawanan buaya ini lari kehulu untuk mencari air yang dalam.

Ia pun mengimbau kepada warga agar tetap berhati-hati dan hindari dulu beraktivitas dekat sungai sampai ada penjelasan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam ( BKSDA) Kabupaten Polman. Sementara itu, Tenaga Tehnik BKSDA Kabupaten Polman, Anugrah mengatakan, buaya yang ada di Sungai Maloso itu adalah wilayah habitatnya. Sehingga kita belum bisa berbuat banyak, namun kita akan terus berkordinasi ke pemerintah setempat untuk terus mendapat laporan perkembangan aktivitas buaya tersebut.

“Kita juga bingung mau dievakuasi kemana buaya itu, karena di sungai tersebut merupakan tempat habitat mereka. Diharapkan masyarakat untuk tetap berhati hati dan melaporkan ke kami ketika buaya tersebut naik ke darat, dan juga warga diharap tidak memberikan makan ke buaya tersebut agar tidak membuatnya betah serta jangan bertindak sendiri,”harapnya.(win/ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *