Hari Kontrasepsi Sedunia, Pemkab Majene Peringati di Galangan Kapal Rangas

by

PAREPOS.CO.ID,MAJENE–Pemerintah Kabupaten Majene memperingati hari kontrasepsi sedunia tahun 2019. Panitia pelaksana Muh Ilyas dari Dinas PP dan KB Kabupaten Majene mengatakan hal ini berdasarkan surat dari kepala BKKBN perwakilan Provinsi Sulawesi Barat yang tujuan dari pelaksanaan ini antara lain untuk meningkatkan persentase serta jumlah akseptor baru dan akseptor aktif. Sehingga CPR dapat memenuhi target kinerja. Selain itu untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan reproduksi dan 1000 hari pertama kelahiran serta mendorong ekonomi mikro berbasis keluarga.

Sementara sambutan dan arahan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulbar, Hj Andi Rita Maryam menyebutkan, ini adalah kegiatan serentak yang dilaksanakan di seluruh Indonesia, proses untuk hari kontrasepsi sedunia pihaknya diberi kewenangan oleh pemerintah pusat untuk mengisi dengan berbagai macam kegiatan. Seperti kegiatan ini juga merupakan suatu forum yang bisa digunakan oleh OPD lainnya untuk mensosialisasikan kegiatannya, salah satunya sosialisasi 1000 HPK atau Hari Pertama Kehidupan karena ini adalah sesuatu hal yang sangat penting guna mencegah stunting yang ada di Kabupaten Majene.

Wakil Bupati Majene, H Lukman juga klaim kalau dirinya juga adalah keluarga besar dari KB, dan seandainya tidak masuk menjadi anggota DPRD Majene, maka tentu dirinya akan jadi penyuluh KB .Bahkan diakuinya dirinya juga masih tercatat sebagai sub PPKB Kecamatan sendana sama seperti yang hadir di kegiatan ini.

“Masalah Pemerintah Kabupaten Majene Saya mengucapkan terima kasih atas segala kegiatan yang telah dilaksanakan oleh PP dan KB di Kabupaten Majene ini. Saya menginginkan kedepannya pelayanan KB ini perlu ditingkatkan lagi, Saya berharap bila Pemerintah Kabupaten turun ke daerah diharapkan para penyuluh KB dapat berdiskusi langsung dengan kami selaku pemerintah daerah karena kami dengan background dari BKKBN lebih-lebih Bupati Majene itu adalah sama-sama background dari BKKBN,” ungkap Lukman.

Karena itu lanjutnya keberhasilan Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Majene ini juga sangat ditentukan dari keberhasilan program Keluarga Berencana yang ada di Kabupaten Majene, karena yang akan menjadi tolok ukur salah satunya adalah AHH atau Angka Harapan Hidup. Dimana kedepannya diharapkan supaya dapat serta menekan angka kematian bayi dan anak. Dan dari situlah peran penyuluh KB, Lurah, Desa, bagaimana memberikan kontribusi positif epada pemerintah Kabupaten Terhadap Peningkatan AHH.

Acara ini juga dihadiri Plt Kadis PP dan KB Majene, dr Hj Wahida beserta staf, camat banggae, kapolsek serta undangan laiinnya yang dilanjutnya Pelayanan KB, IVA test, Sosialisasi Reproduksi dan1.000 HPK membua kesibukan para bidan yang langsung melakukan Pelayanan KB kepada para ibu ibu yang hadir di kegiatan tersebut, kamis 5 september 2019 di galangan kapal kelurahan Rangas, Majene. (edy/ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *