Jelang Akhir Masa Jabatan, DPRD Majene Sahkan APBD-P 2019

by
Bupati Majene, H Fahmi Massiara saat menerima hasil pembahasan APBDP 2019 dari Ketua DPRD Majene Darmansyah

PARE POS.CO.ID, MAJENE– Setelah melalui pembahasan dan pengkajian alot, Ketua DPRD Majene Drs Darmansyah didampingi Wakil Ketua Hj Hasbinah mengetuk palu tanda disahkannya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2019. Hal itu ditandai dengan rapat paripurna dewan yang dihelat di gedung dewan, Kamis 12 September 2019.

Ketua DPRD Majene, Darmansyah mengapresiasi positif pihak eksekutif dan legislatif karena sudah menjalin kemitraan yang baik sehingga pengesahan APBD-P dapat dilakukan tepat waktu, sebelum pelantikan anggota DPRD baru periode 2019-2024.

“Saya sampaikan apresiasi yang tinggi serta rasa terima kasih kepada pihak eksekutif dan legislatif karena bisa mempercepat pembahasan RAPBD-P menjadi Perda APBD -P tahun 2019 tepat waktu atau sebelum berakhir masa jabatan anggota DPRD periode 2014-2019 pada Senin 16 September 2019 mendatang,” sebutnya.

Selain itu, Darmansyah juga menyampaikan selain pada pengesahan APBD -P tersebut ada juga pembahasan terhadap sejumlah Ranperda seperti ranperda tentang pemilihan kepala desa, ranperda tentang perangkat desa serta ranperda tentang badan permusyawaratn desa. Semua ranperda tersebut akan disahkan melalui peripurna dewan pada Jumat 13 Sepetember yang sekaligus juga menutup masa sidang bagi anggota DPRD periode 2014-2019.

“Jadi Insya Allah masa sidang terakhir periode 2014-2019 akan ditutup atau diakhiri pada Jumat 14 Sepetember 20129. Semoga apa yang telah dilakukan selama ini bisa menjadi sesuatu yang terbaik untuk kemajuan daerah serta peningjkatan kesejahteraan rakyat Majene,”ujar politisi PAN tersebut.

Sementara Bupati Majene, H Fahmi Massiara dalam paripurna itu mengucapkan,
alhamdulillah pada saat ini sudah memasuki tahapan akhir untuk merumuskan dan menyempurnakan rancangan perubahan APBD Kabupaten Majene tahunh anggaran 2019 menjadi perubahan anggaran APBD tahun anggaran 2019. Hal ini merupakan wujud perhatian dan tanggung jawab serta kerjasama yang baik antara TAPD Kabupaten Majene dengan DPRD Kabupaten Majene.

Bupati Fahmi menambahkan, secara umum gambarkan ringkasan perubahan APBD Kabupaten Majene 2019 seperti pada sisi pendapatan terjadi peningkatan sebesar 1,09 persen atau sekitar Rp 982 miliar lebih. Sementara pada sisi belanja juga terjadi
peningkatan sebesar 2,72 persen atau sekitar Rp996 miliar. Perubahan pendapatan asli daerah naik10,87 persen atau sekitar Rp71 miliar lebih, perubahan dana perimbangan menjadi sebesar Rp757 miliar lebih atau berkurang sekitar 0,06 persen. Sedangfkan perubahan lain-lain pendapatan yang sah menjadi Rp152 miliar lebih atau bertambah sebesar 2,71 persen.

“Sehingga secara umum dapat digambarkan bahwa perubahan belanja daerah disebabkan antara lain berupa keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar unit organisasi. Seperti pergeseran belanja gaji dan tunjangan akibat adanya pergeseran pegawai antar SKPD, pembiayaan dalam rangka pendanaan penyelenggaraan Pilkada yang di mana tahapannya dimulai pada tahun ini,” ucap Fahmi.

Begitu juga dengan adanya pergeseran antara jenis belanja seperti disebabkan perubahan volume dan intensitas dari komponen serta item yang akan dibeli dalam kegiatan setiap SKPD. Namun, pada prinsipnya semua itu sudah dilakukan secara matang dan melalui APBD-P ini sekiranya dapat secepatnya dilakukan realisasi pelaksanaannya di lapangan.

Mengingat masih ada agenda penting lainnya yang harus pula dilaksanakan seperti pembahasan APBD pokok tahun 2020 mendatang. Paripurna pengesahan APBD-P 2019 itu dihadiri Bupati Majene, Wakil Bupati, Sekda Majene, Ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD bersama dengan 14 Anggota DPRD Majene, mewakili Dandim, mewakili Kapolres, Asisten, Staf Ahli dan sejumlah pimpinan OPD dan para camat, Kabag serta undangan lainnya.(edy/ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *