Ketua DPRD Golkar Didominasi Pendatang Baru di Sulsel

by

PAREPOS.CO.ID, MAKASSAR–Kursi pimpinan DPRD milik Partai Golkar di beberapa daerah tak lagi dikuasai petahana. Ada juga yang berpindah ke pendatang baru. Setidaknya Golkar menguasai 10 daerah untuk kursi Ketua DPRD. Nama-nama yang telah ditunjuk menjabat pucuk pimpinan berdasarkan keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar pun sudah ada. Umumnya dipegang pendatang baru.

Kota Palopo misalnya, Golkar tak lagi menunjuk legislator petahananya. Ketua DPRD jatuh ke tangan perempuan pendatang baru, Nurhaenih. Di Kota Parepare pun demikian, mantan Camat Bacukiki Barat, Andi Nurhatina Tipu jadi Ketua DPRD, menggantikan Kaharuddin Kadir.

Perubahan mengejutkan juga terjadi di Luwu Utara. Politisi senior Golkar, Mahfud Yunus, yang sudah 25 tahun menjadi legislator harus diganti oleh Basir. Padahal, Basir notabene pendatang baru. Di Bone juga demikian, DPP Golkar mempercayakan kepada Irwandi Burhan, peraih suara terbanyak Pileg 2019 lalu menjabat Ketua DPRD. Irwandi menggantikan Andi Akbar Yahya yang sudah menjabat tiga periode. “Intinya DPP Golkar yang menentukan pimpinan DPRD,” ujar Irwandi kemarin.

Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel, Waris Halid yang dikonfirmasi mengaku untuk SK diserahkan langsung ke DPD I dan selanjutnya diteruskan ke DPD II untuk ke DPRD. “Iye, sudah ada (SK) tetapi belum diterima oleh DPD I,” sebutnya. Ketua DPRD Maros Patarai Amir, Soppeng Syahruddin, Tana Toraja Welem Sambolangi, Luwu Timur Amran Syam, Luwu Utara Basir, Selayar Mappatunru, Enrekang Muh Idris Sadik.

Sementara, untuk Wakil Ketua DPRD, Golkar juga menunjuk pendatang baru. Kota Makassar Andi Nurhaldin, Jeneponto Irmawati, Luwu Timur Zulkifli, Toraja Utara Calvin Parapak Tondok, dan Barru Kamil Ruddin. Daerah lainnya seperti Sidrap dijabat oleh Sugiarno Bahri, Pinrang Syamsuri, Pangkep Andi Ilham Zainuddin, Sinjai Muh Sabir, dan Takalar Muh Jabir Bonto.(*/ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *