Penyalahgunaan BBM, Truk ‘Kencing’ di Pinggir Jalan Panca Lautang

by

PAREPOS.CO.ID, SIDRAP — Praktik truk tangki pemuat Bahan Bakar Minyak (BBM) ‘kencing di jalan’ tampaknya masih terjadi.

Kasus dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar itu berhasil terekam kamera saat sedang berteransaksi dengan penada.

Hal itu terjadi di Lamenge, Desa Corawali, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidrap, Minggu, 8 September, sekira pukul 11.30 wita.

Mobil tangki bernopol DD 8443 Ej milik PT Ronald Jaya Energi berkapasitas 5.000 liter itu dikemudikan oleh lelaki Edi asal Makassar.

Dilokasi terlihat melayani pembelian BBM jenis solar kedalam bentuk jeregen lalu kemudian dibawa ke truk pengangkut batu gunung yang terparkir di pinggir jalan.

Dilokasi, nampak dua Mobil truk diduga penada, satunya bernopol DD 9624 AT, dan satunya diduga tidak memiliki plat.

Mobil truk warna kuning terlihat sedang memasukkan BBM Solar kedalam tangki dengan menggunakan selang jeregen yang sudah dibeli dari sopir truk BBM.

Saat dieawancarai, Edi pengemudi truk tangki BBM itu mengaku hanya menurungkan BBM Solar satu jeregen isi 20 liter. “Hanya 20 liter pak yang dikasi turun, harganya Rp80 ribu,” kilahnya.

Setelah tak lama diwawancarai pengemudi truk BBM tersebut langsung melarikan diri dan menancap gasnya dengan kecepatan tinggi.

Jamaing salah satu penjual somai di lokasi itu mengatakan, bahwa dia juga melihat pengemudi mobil tangki BBM itu melakukan penjualan kepada seorang penada.

“Tadi ada beberapa jereken solar yang diturunkan dari truk BBM itu,” katanya.

Sementara itu diketahui, para pelaku penyalagunaan BBM seperti itu bisa dikenakan Pasal 55 UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas. (ira)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *