Ratusan BUMDes di Kabupaten Wajo jadi Percontohan di Indonesia

by

PAREPOS.CO.ID, WAJO– Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) melalui Staf Ahli Kemendes PDTT, D Conrad Hendarto mengatakan, sangat mengapresiasi kinerja dari 142 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan. Pasalnya, sebanyak 60 persen BUMDes yang ada sudah berjalan normal dibandingkan di daerah lain yang hanya sekedar nama.

Dan dikatakan, jika keberhasilan ini erat dengan visi Pemerintah Kabupaten Wajo yang ingin mewujudkan pemerintahan yang amanah menuju Wajo yang maju dan sejahtera, dengan 25 poin kerjanya. Diantaranya mencetak 10.000 wirausaha baru, dan satu kecamatan satu produk unggulan. “Ini patut jadi contoh dan mestinya para kepala desa bersyukur karena punya kepala daerah yang berlatar belakang enterpreneur,”katanya, saat menghadiri Expo Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan gelar Inovasi Desa di Bumi Lamadukelleng,  Kabupaten Wajo, kemarin.

Ia pun tak menampik jika BUMDes didaerah ini menjadi unggulan dan jadi contoh bagi Bumdes lainnya di Indonesia. “Potensi desa sekarang ini luar biasa sekali, tapi kalau didiamkan saja tidak akan bergerak, makanya perlu digerakkan ada ProKades, Bumdes, Embun Desa dan Pembangunan Sarana Olahraga Desa,”ungkapnya.

Direktur Pengembangan Sumber Daya Alam Kawasan Pedesaan, Dr. Mulyadin Malik mengatakan, BUMDes menjadi sebuah elemen ekonomi yang penting ke depan bagi bangsa. Terlebih dengan kekayaan alam yang ada di desa, fungsinya BUMDes untuk mengelola sumber daya alam yang ada tersebut. “Kami dari Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi memberikan apresiasi yang positif untuk bumdes terbaik tadi, kami dari Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi punya program bantuan ke depan yang akan kita upayakan satu Bumdes bisa Rp 150 Juta dari 142 Bumdes di Wajo untuk pengembangan khusus,”jelasnya.

Mulyadin Malik menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan pemerintah daerah dan akan diupayakan pada tahun 2020 menjadikan Wajo sebagai prioritas dari Kemendes PDTT. Sebelumnya, Bupati Wajo H. Amran Mahmud mengatakan, komponen utama pembangunan desa adalah Dana Desa. Dana Desa adalah salah satu program utama pemerintah yang langsung menggelontorkan dananya ke desa, dan itu adalah stimulus agar Desa mampu berkembang secara mandiri. Kini berbagai program yang dilaksanakan untuk desa harus memiliki spirit akan potensi antar desa, sehingga kerjasama antar desa dapat mempercepat mewujudkan pembangunan pedesaan.

Hadir dalam acara ini staf ahli Menteri Desa PDT dan Transmigrasi Dr. Conrad Hendarto, M.Sc, Direktur Pengembangan Sumber Daya Alam Kawasan Pedesaan Dr. Mulyadin Malik. Kepala Dinas PMD provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Dinas transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan, kepala PMD Kabupaten Soppeng Sidrap dan Bone serta forkompinda Kabupaten Wajo, Camat dan Kepala desa se Kabupaten Wajo serta pendamping profesional dari Desa se Kabupaten Wajo. Juga hadir dalam acara Ini undangan dari masyarakat dari 13 Kecamatan dan 142 desa di Kabupaten Wajo, serta masyarakat yang berkisar ribuan orang.(ile/ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *