Tambang tak Miliki Izin Lingkungan, Polisi Amankan Alat Berat di Palla Bessie

by
Tambang ilegal yang di Pinrang

PAREPOS.CO.ID, PINRANG– Aktivitas tambang galian C terpaksa dihentikan karena diduga tidak milik izin resmi. Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Pinrang melalui Unit Tipiter bergerak cepat mengamankan sejumlah alat berat (Alber) di lokasi tambang yang berada di Palla Bassie, Desa Lotang Salo, Kecamatan Suppa, Pinrang.

Kasat Reskrim Polres Pinrang, AKP Dharma Negara menegaskan, polisi bertindak atas aduan dari masyarakat terhadap keberadaan tambang galian C itu beroperasi diduga tanpa mengatongi izin resmi. Polisi pun melakukan penyegelan di lokasi tambang dengan memasang gari polisi (police line).  “Tambang itu beroperasi sejak lima tahun terakhir, dan tidak disertai dokumen resmi,” ungkap AKP Dharma Negara.

Selain disegel, polisi juga menyita barang bukti satu unit alat berat excapator, dua unit mesin Diesel Merk Yanmar dan Merk Jiandong, sebuah sekop, pipa penyedot serta sampel material pasir. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pinrang, Sudirman membenarkan jika tambang tersebut tidak memiliki izin lingkungan.

Dia pun mengapresiasi kerja pihak kepolisian melakukan tindakan kepada penambang ilegal. “Kami apresiasi kerja kepolisian menindaki aktivitas tambang galian C yang tidak dilengkapi izin lingkungan,” pungkas Sudirman. (mnr/ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *