Temukan Kebocoran Pendapatan Tiap Bulan, Ini Rekomendasi KPK ke Bupati Polman

by

PAREPOS.CO.ID,POLMAN — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan banyak pendapatan daerah yang belum maksimal masuk kedaerah. Hal itu terungkap dalam monitoring dan evaluasi pemberantasan korupsi di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Kordinator Divisi Pencegahan Sulawesi Barat, KPK RI, Muh Jonathan mengungkapkan, berbagai macam temuan itu diantaranya pendapatan masih jauh dari hasil yang maksimal.

Data pendapatan masuk kategori belum layak dalam jumlah penyetoran ke Kas Pemerintah daerah (Pemda) dalam hal pengeloaan penyetoran pajak yang masih dilakukan secara tunai, petugas pemungutan pajak tidak bekerja maksimal dan pola penagihan pajak daerah tidak sesuai dengan standar yang berlaku.

Bukan hanya itu, kebocoran pendapatan daerah terjadi perbulan dari masing-masing objek pajak karena adanya oknum ASN tidak maksimal dalam melakukan penyetoran. Ditambah lagi, uji petik pendapatan tidak maksimal dilakukan oleh tim Bapenda.

Dalam kunjungannya kali ini, kata Jonathan, pihaknya akan melayangkan rekomendasi kepada Bupati Polman untuk mengganti semua perangkat Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) karna dinilai banyak terjadi kebocoran pajak setiap bulannya.

Monev tersebut digelar diruang Pola Kantor Bupati Polman, Selasa 3 September, dihadiri rombongan KPK RI yang di Ketuaai Tim Supervisi Pencegahan Korwil VIII Sulawesi Selatan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Adliansyah Malik Nasution dan Muh Jonathan selaku Kordinator Pencegahan Sulawesi Barat, Bupati dan Wakil Bupati Polman, Sekda Polman, Kapolres Polman dan Kasdim TNI 1402 Polmas serta Seluruh Kepala OPD serta para Camat.(win/ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *