Duh, Karhutla Kembali Terjadi di Segeri

by

PAREPOS.CO. ID, MAJENE– Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali terjadi di Lingkungan Segeri, Kelurahan Baruga Dhua, Jumat 11Oktober sekitar pukul 10.15 wita. Tepatnya, persis di belakang gardu induk PLN Majene.

Menurut warga setempat, Muhiddin menyebutkan kejadian kebakaran itu membuat warga setempat panit dan berusaha memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya. Pasalnya, kobaran api langsung membesar karena tiupan angin yang begitu kencang. Hanya saja, dia tidak mengetahui secara pasti sumber api dari mana berasal.

“Saya hanya melihat api langsung membesar dan membakar lahan kebun yang ditumbuhi kelapa, pohon jati dan lamtora serta tanaman lainnya, “katanya.

Sementara pemilik lahan, Budi mengakui kaget saat mendengar lahan kebunnya terlalap api. “Begitu saya dapat kabar pak saya langsung ke sini lihat lahan kebun. Sebab, saya tinggal di Batu-batu galung lombok kabupaten Polman, “ungkapnya.

Dia menambahkan lahan miliknya mencapai sekitar satu hektar sehingga akan menimbulkan kerugian. Seperti ada tiga pohon kelapa produksi turut terbakar, lamtoro sebagai pakan ternak kambing serta kayu jati dan tanaman lainnya.

Sementara petugas di gardu induk PLN Majene, Reski menyayangkan pihak BPBD Majene yang tidak merespon positif permintaan untuk menghadirkan pemadam di lokasi tersebut.

“Kami kecewa pak karena berkali-kali dihubungi pemadam kebakaran tidak mau turun lokasi. Padahal gardu induk ini kalau api sempat melompat sangat berbahaya dan gardu bisa terbakar dan meledak seketika. Dampaknya, Majene dan Polman bahkan sekitarnya bisa padam total. Dan itu bisa lama perbaikannya hingga satu tahun, “tuturnya.

Kepala BPBD Majene, Ilhamsyah yang diminta tanggapannya hanya mengatakan silahkan hubungi kabidnya. Alasannya, dirinya mengakui masih pendidikan di luar daerah. “Silahkan hubungi pak kabidnya, saya masih pendidikan ini, “katanya singkat.

Dari pantauan di lokasi kobaran api sudah dapat teratasi dengan menggunakan air seadanya. Namun, warga bersama dengan petugas gardu induk masih tetap berjaga-jaga di lokasi tersebut. (edy/ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *