Pengelolaan BUMDes Ponggok jadi Perhatian Kades Asal Polman

by

PAREPOS.CO.ID, JATENG — Pada hari kedua kunjungan studi banding para kepala desa (Kades) asal Kabupaten Polman, Selasa 8 Oktober 2019. Bertempat di Gedung Panguripan, Desa Ponggok, para KadesĀ  mendengarkan pemaparan dari Direktur BUMDes Tirta Mandiri, Desa Ponggok, Joko Winarno S.Pt tentang seputar pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang ada di Desa Ponggok.

Direktur BUMDes, Joko Winarno menyampaikan, potensi andalannya adalah Wisata Air Dimana yang banyak diminati pengunjung yaitu umbul ponggok.”Umbul artinya air sementara ponggok adalah nama Desa Ponggok. Desa Ponggok ini luasnya hanya 77 hektare dengan jumlah 250 Kepala Keluarga (KK) yang masyarakatnya berprofesi sebagai petani,”katanya.

Ia menjelaskan awal didirikan Bumdes ini modalnya hanya seratus juta dengan membuka usaha simpan pinjam namun merugi karena permasalahan ada sama pengelolaan keuangannya. Joko menuturkan, untuk pembangunan dan keberhasilan dibutuhkan komitmen dan kemauan, hingga saat ini Dana BUMDes Desa Ponggok sudah mencapai Rp 7,6 Miliar pertahun dan omzetnya ini semua berasal dari wisata dan pengelolaan budi daya Ikan nila yang ada di Desa Ponggok sehingga BUMDes bisa berkembang hingga sekarang ini.

Kepala Desa Ponggok, Junaidi Mulyono mengatakan, keberhasilan Desa Ponggok ini tidak terlepas dari kerja sama dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Klaten, Stakeholder dan masyarakat atas dukungan itulah sehingga pemerintah Desa Ponggok bersama dengan BUMdes yang dikelola sekarang ini bisa mengantarkan Desa Ponggok dikenal hingga ke Manca Negara.

“Kita sangat berterima kasih atas kunjungan para Kepala Desa di Polman, dan menjadikan Desa Ponggok sebagai daerah tujuan studi banding, mudah mudahan para kepala desa yang datang ini bisa mengikuti apa yang telah kami lakukan,”ungkap Junaidi Mulyono.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Aswar Jasin Sauru berharap semoga saja para kepala Desa yang mengikuti studi pengembangan wawasan yang telah mendengarkan pemaparan dari Direktur BUMDes Tirta Mandiri dan Kepala Desa Ponggok terkait Pengelolaan BUMDes dan Sistem Pemerintahan Desa Ponggok. ” Kita mau kalau para kepala Desa di Polman ini ketika pulang nanti sudah bisa melakukan inovasi sesuai dengan ilmu yang telah mereka dapatkan dari sini dan kita juga berharap para kepala desa yang studi banding bukan sekedar datang untuk berlibur melainkan datang untuk menggali ilmu dan memanfaatkan potensi yang ada di desanya,”ujar Aswar.(win/ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *