Wujud Kepedulian, Bupati Jenguk Fotografer Humas di RSUD Majene

by

PARE POS CO ID, MAJENE –Bupati Majene Fahmi Massiara seusai mengikuti Car Free Day , Minggu 6 Oktober 2019, di pelataran boyang assamalewuang, langsung menjenguk Fotografer Humas Setda Majene, Munirul Islam yang masih menjalani perawatan medis di ruangan anggrek satu RSUD Majene. Irul yang panggilan sehari-harinya mengalami patah tulang di kakinya usai menjadi korban lakalantas, pada Rabu lalu di daerah palipi soreang saat usai menjalankan tugasnya di Kecamatan Sendana.

Menurut Bupati Majene, Fahmi Massiara mengaku sangat kaget saat mengetahui kabar kecelakaan yang menimpa seorang fotografer yang juga mantan atlet nasional tersebut. Bahkan sebelum kecelakaan Irul seharusnya mendampingi dan mengabadikan moment bergengsi Bupati Majene saat menerima apresiasi dari iNews TV untuk kategori Inovasi Pengendalian Inflasi Untuk Penguatan Ekonomi Daerah di Jakarta. Namun, karena sesuatu hal yang tidak diinginkan seperti terjadinya kecelakaan terpaksa batal berangka di ajang tersebut.

Fahmi berharap semoga tidak ada masalah serius yang dialami top scorer turnamen sepakbola porseni Sulbar lalu tersebut.

” Kami segenap jajaran tetap doakan semoga cepat sembuh dan kembali bisa beraktivitas dengan normal seperti sediakala, ” kata Fahmi yang sambil memegang kaki Irul yang masih terbalut Gips, dan kelihatan sedih.

Selain Bupati Fahmi yang menjenguk Irul, turut pula didampingi Kasubag Protokoler Humas Setda Majene, Sufyan Ilbas yang sebelumnya juga pernah menjenguk di hari kejadian tetsebut.

Di dalam ruangan anggrek itu, baik bupati Fahmi maupun kasubag Sufyan mengaku sedih melihat kondisi stafnya yang juga di anggap sebagai sahabat terdekatnya selama ini.

“Irul harus tetap semangat dan kuat, kami selalu menunggu irul di humas, dan menunggu prestasi Irul di sepakbola”, sebut Fyan Ilbas.

Sementara Irul yang ditanya parepos online mengaku kejadian itu tidak mengira akan mengakibatkan kaki kanannya bisa patah. Sebab, saat mengendarai motor jalannya cukup pelan-pelan. Terlebih dengan membawa sejumlah peralatan dari humas seperti kamera dan lainnya.

“Saya secara spontan dihantam mobil dari depan, mereknya kalau tidak salah antara brio dengan honda jazz. Saat itu pelakunya sempat lari. Tetapi tadi sudah datang di RSUD Majene, “kata Irul singkat yang masih terbaring itu. (edy/ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *