Bayi Lahir Normal di Ambulans 112, Ini Kisahnya – Pare Pos – Online
Metro Pare

Bayi Lahir Normal di Ambulans 112, Ini Kisahnya

bayi lahir di mobil ambulans

PAREPOS.CO.ID,PAREPARE — Sundari, warga Geddonge, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Parepare, itu tidak mampu menahan rasa sakit yang dialaminya.? Dia yang hamil tua, tengah menunggu saat-saat melahirkan. Dalam kondisi darurat (emergency), akhirnya dia harus melahirkan di atas mobil ambulans.
Untungnya, tim medis di atas ambulans Call Centre 112 cekatan, sehingga berhasil menolong Sundari melahirkan bayi mungilnya dengan selamat.  Sundari dijemput oleh ambulans Call Centre 112 dari rumahnya pada Selasa malam, sekitar pukul 22.00 Wita. “Beruntung tim dari ambulans Call Centre 112 cepat melakukan penanganan, sehingga bayi saya lahir selamat,” tutur Sundari, sesaat setelah melahirkan bayinya. “Alhamdulillah, ini berkat pertolongan dari tim medis ambulans juga,” lanjutnya.

Tim medis yang menangani sang pasien, Bidan Rosmita mengatakan, Sundari terpaksa harus dilakukan tindakan persalinan di atas mobil ambulans karena ketuban ibu hamil itu sudah menonjol. “Kami mengambil keputusan untuk menolong karena saat evakuasi dari rumahnya di lereng gunung, ketuban sudah menonjol, pembukaan lengkap, dan pasien sudah tidak bisa menahan. Dia mengalamai pendarahan normal,” ungkap Rosmita. “Alhamdulillah, bayinya laki-laki lahir normal dan sehat. Beratnya 3000 gram, dengan panjang 49 cm,” lanjutnya.

Kabag Humas dan Protokoler Pemkot Parepare Amarun Agung Hamka, mengungkapkan, pemerintah kota telah menyiapkan sarana pelayanan kesehatan gratis melalui ambulans Call Centre 112. Mobil ambulans itu kata Hamka, dilengkapi dengan alat medis yang memadai ditambah tim dokter yang siap 1×24 jam memberikan layanan secara gratis. “Ini adalah salah satu komitmen pak wali kota dalam memberikan pelayanan kesehatan gratis melalui program ambulans Call Centre 112. Alhamdulillah manfaatnya sudah banyak dirasakan oleh masyarakat,” kata Hamka.(*/ade)

Most Popular

To Top