Gelar Operasi Antik, Polisi Amankan Ini di Pinrang – Pare Pos – Online
Ajatappareng

Gelar Operasi Antik, Polisi Amankan Ini di Pinrang

PAREPOS.CO.ID,PINRANG– Satu bal atau 50 gram Narkoba jenis sabu-sabu, diamankan aparat Polres Pinrang
pada Operasi (Ops) Anti Narkotika (Antik) 2017 Polres Pinrang, dipimpin Kasat Resnarkoba, AKP Andarias BP.
Sabu tersebut diduga milik tiga tersangka yang mempunyai jaringan lintas daerah. Ketiganya dibekuk, Rabu 19 April 2017, sekira pukul 17.15 Wita, di salah satu rumah pelaku yang terletak di RK III, Kampung Pekkabata, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang.

Tersangka yanga ditangkap adalah, Mahesa (29), seorang petani yang beralamat di Pekkabata, Endang (23), seorang penyanyi/biduan beralamat di Kampung Binuang, Kelurahan Ammasangan, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polman Sulawesi Barat dan  Muhammad Syarif (33), seorang buruh bangunan yang beralamat di Kampung Rubae, Kelurahan Maccorawalie, Kecamatan Watang Sawitto Kabupaten Pinrang.

Data yang dihimpun, kronologis pengungkapan, berawal dari informasi masyarakat bahwa Mahesa dan Endang sering melakukan penyalahgunaan Narkoba di wilayah Pekkabata, Kecamatan Duampanua Pinrang.
Menindaklanjuti informasi itu, Tim Ops Antik 2017 Polres Pinrang dipimpin Kasat Resnarkoba, AKP Andarias BP melakukan penyelidikan dengan mendatangi rumah Mahesa (TKP). Setelah dilakukan penggeledahan, ketiga pelaku yang berada di dalam rumah diamankan bersama barang bukti berupa 1 bal kristal bening yang diduga sabu-sabu.Barang bukti lainnya yang ikut diamankan petugas dari TKP, timbangan digital warna silver dan sebuah handphone.

Kasat Resnarkoba Polres Pinrang, AKP Andarias yang dikonfirmasi, Kamis kemarin, membenarkan adanya pengungkapan tersebut. Andarias menuturkan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku utama, Mahesa mengakui jika barang haram tersebut berasal dari Kalimantan yang dimasukkan ke Sulawesi oleh seorang berinisial BI, via Pelabuhan Nusantara Parepare.  Dari Parepare, barang itu dibawa ke Enrekang dan selanjutnya dibawa ke Pinrang oleh Mahesa.  “Ini sudah melibatkan jaringan lintas pulau. Buktinya, barang haram itu berasal dari Kalimantan. Ketiga pelakunya sudah kita amankan di Polres Pinrang untuk proses hukum lebih lanjut. Kasus ini juga masih kita kembangkan untuk membongkar jaringannya,” pungkas Andarias.(*/ade)

Most Popular

To Top