Jasa Cuci Kendaraan Ilegal Marak di Majene – Pare Pos – Online
new-picture-7
Sulawesi Barat

Jasa Cuci Kendaraan Ilegal Marak di Majene

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Majene, H Mithhar Thala Ali

MAJENE,Parepos.co.id– Menjamurnya jasa pencucian kendaraan baik roda dua maupun empat mendapat perhatian khusus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene. Jasa usaha ini kelihatan semakin ramai dan diminati, karena hampir setiap halaman rumah sudah dijadikan tempat cuci kendaraan. Hanya saja, kebanyakan dari usaha jasa tersebut rata-rata keberadaannya tidak resmi atau belum memiliki surat izin tempat usaha (SITU) atau izin gangguan (HO). Sehingga keberadaan usaha jasa cuci kendaraan tersebut dinilai ilegal, karena keberadaannya belum sesuai dengan kententuan yang ada. Padahal, salah  satu yang menjadi syarat dalam menjalankan setiap usaha maupun jasa lainnya, terlebih dahulu harus mengantongi izin usaha.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Majene, H Mithhar Thala Ali mengakui, sesuai pengamatan di lapangan usaha jasa cuci kendaraan cukup meningkat. Namun, dari sekian banyak usaha jasa tersebut baru sekitar 25 persen yang telah memiliki SITU. Selebihnya, atau sekitar 75 persen, belum mengantongi SITU atau HO. Olehnya itu, diharapkan kepada pengusaha jasa pencucian kendaraan yang ada di wilayah ini kiranya dalam melakukan aktifitasnya harus terlebih dahulu mengurus SITU maupun HO sesuai dengan yang diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Majene, Nomor 22 Tahun 2011. “Sebenanrnya bagi pelaku usaha jasa pencucian kendaraan, harus lebih dulu menyadari kalau setiap mendirikan atau melakukan usaha mestinya terlebih dahulu mengurus SITU karena itu merupakan salah satu persyaratan yang harus terpenuhi dalam setiap melakukan aktifitas usaha,”tegasnya, mantan Ketua PGRI Kabupaten Majene tersebut, Kamis 16 Februari, kemarin.
Mithhar menjelaskan, pihaknya sudah memberikan surat teguran kepada sejumlah pengusaha jasa cuci kendaraan yang belum mengatongi izin, baik SITU mapun HO. Dan kalau  para pengusaha jasa ini tidak mengindahkan surat teguran itu, maka dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan penyegelan tempat usaha jasa tersebut. “Untuk itu, diminta kesadaran pelaku usaha jasa cuci kendaraan tersebut sebelum dilakukan penyegelan terhadap usahanya, kiranya secepatnya mengurus SITU dan HO agar tidak terjadi penyegelan terhadap usaha yang sudah terlanjur berjalan selama ini,”ungkapnya.(edy/ade)

Click to comment

Most Popular

bannerr_bitmap
To Top